Viewed 591 Times

Yuk Ngopi, Ngobrol Bareng Penuh Inspirasi

0

MEDIA MALANG– Menjamurnya komunitas anak muda di Kota Malang membuat Rumah Inspirasi Malang (Rima) berinisiatf menggelar talkshow serta gathering komunitas se-Malang Raya.

Rencananya, kegiatan yang diadakan hari ini di Taman Sriwijaya akan menjadi event ngopi komunitas terbesar se-Malang Raya.

Menurut Ketua Komunitas Rima Subhan Setowara mengatakan, kegiatan bertajuk ‘Yuk Ngopi: Ngobrol Bareng Penuh Inspirasi’ ini berawal dari kenyataan bahwa saat ini, semakin banyak anak muda di Malang yang berlomba-lomba membentuk komunitas kreatif dan inspiratif berbasis minat dan kepedulian sosial.

“Ini pertanda bagus. Sekitar lima tahun yang lalu, komunitas di Malang tidak seperti saat ini. Dulu, dinamika komunitas agak lambat, terutama lantaran peran sosial media yang tidak seheboh sekarang. Sosial media telah menjadi alat perubahan sosial, yang membentuk opini bahwa belajar, berbagi, berkreasi dan menginspirasi bisa dilakukan di luar pendidikan formal,” kata Subhan dalam siaran persnya.

Karena itu, sesuai namanya, kegiatan Yuk Ngopi yang digelar Rima ini berupaya menghadirkan nuansa muda, santai, tapi inspiratif. Rangkaian acara dimulai sore, dengan perform komunitas-komunitas kreatif-inspiratif di Malang beserta pameran karya mereka.

Lalu, malamnya diadakan talkshow inspiratif sekaligus ngopi bareng di mana masing-masing komunitas bisa bertukar pandangan dan gagasan terkait strategi pengembangan komunitas anak muda di Malang.

Talkshow menghadirkan pendiri Cafe Pustaka Malang Djoko Saryono, aktivis difabel Malang Asna Ullya Rahma, serta pendiri Rima, Pradana Boy ZTF.

Tiga pembicara ini, kata Subhan, berasal dari tiga generasi berbeda, namun semuanya memiliki kepedulian yang tinggi terhadap komunitas anak muda di Malang.

Mereka akan mengangkat topik ‘Pemuda Kreatif, Pemuda Inspiratif’
Pendiri Rima Pradana Boy ZTF mengatakan, ke depan, Rima akan dikembangkan menjadi pusat pendidikan kultural yang mewadahi potensi-potensi kreatif dan inspiratif di Malang.

“Kita ingin melawan asumsi publik bahwa, pendidikan bagus itu harus mahal. Karena itu saya pikir-pikir, kalau kita bikin pusat pendidikan, lalu yang mengajar adalah teman-teman komunitas ini, tidak mungkin lah hasilnya tidak berkualitas. Ini harus kita perjuangkan, karena pendidikan itu kan satu-satunya akses bagi orang miskin untuk naik kelas sosial,” kata Pradana.

Lebih dari itu, lanjut Pradana, sejak berdirinya Rima setahun yang lalu, banyak sekali pemuda inspiratif di Malang yang menawarkan diri untuk membagi ilmu dan pengalamannya secara gratis melalui komunitas ini.

“Banyak banget kok orang hebat di Malang yang mau menginspirasi secara cuma-cuma. Sepertinya, jiwa berbagi sudah menyatu dengan urat nadi mereka,”ujar Pradana.

Tak hanya talkshow dan gathering saja, koordinator event Yuk Ngopi Maharina Novia Zahro menambahkan, Rima juga telah menggalang donasi untuk Yayasan Kanker Indonesia sebagai aksi sosialnya yang telah dimulai sejak sebulan lalu dan puncaknya adalah pada hari H kegiatan ini.

“Banyak cara untuk berbagi dan menginspirasi. Apapun yang bisa kita lakukan, lakukanlah, selama itu bermanfaat bagi orang lain,” ungkap Maharina terpisah.

 

 

Penulis : Camaraderry Difa Pradana
Editor : Putra Ismail

Comments are closed.