Viewed 1,146 Times

Walikota Minta Hasil UN Jadi Evaluasi

1144

MEDIA MALANG– Walikota Malang Mochammad Anton mengharapkan hasil Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA sederajat menjadi bahan evaluasi memperbaiki kelemahan pada sistem pembelajaran.

Meskipun target Kota Malang meraih peringkat 10 besar terpenuhi. “Tetap ada evaluasi, agar prestasi yang sudah tercapai bisa dipertahankan tahun depan. Dan adanya kelemahan bisa diperbaiki,” ungkap Walikota melalui Kabag Humas Pemkot Malang Nurwidianto kepada media siang tadi.

Anton sangat bersyukur jika siswa-siswi tingkat SMA bisa membuktikan kualitas pendidikan di Kota Malang melalui prestasi yang diraihnya. “Syukurlah, ternyata anak sekolah kita membuktikan prestasinya. Bahkan, ada yang rangking satu se-Jatim,” ujar dia.

Lanjutnya berharap, bahwa pendidikan di Kota Malang bisa lebih ditingkatkan lagi.”Seperti pembangunan prasarana sekolah yang berkualitas yang ada di kampung-kampung. Dan hasil ini saya juga berterima kasih kepada guru, yang penuh komitmen memajukan pendidikan di Kota Malang,” sambung Nurwidianto.

Sekedar diketahui, jika Kota Malang menempati 10 besar nilai UN terbaik se-Jatim. Menurut data yang diperoleh, sebanyak tiga SMA Negeri jurusan bahasa yang berhasil memperoleh nilai tertinggi.

Yaitu, SMAN 2 Malang dengan total nilai 500.19 menempati peringkat kedua, disusul SMAN 5 Malang dengan total nilai 480.60 menempati peringkat 9, dan SMAN 4 Malang dengan nilai total 474.4 menempati peringkat 10.

Sedangkan, untuk nilai individu bagi SMK Negeri dan swasta tertinggi se-Jatim diraih tiga siswa. Mereka Putri Listiani dari SMKN 1 Malang dengan nilai total 383.0, peringkat tiga, Weni Indriyani dari SMKN 1 Turen dengan total nilai UN 380.6, peringkat tujuh, dan Tirta Prasetya Dilaga dari SMKN 4 Malang, dengan total nilai 379,5, peringkat 10.

Sementara untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA), MAN 3 Malang berhasil menduduki peringkat pertama se-Jatim jurusan bahasa dengan total nilai 490.95.

Terpisah Kadiknas Kota Zubaidah mengatakan, siap melakukan evaluasi terkait jebloknya nilai UN pada mata pelajaran matematika.”Kami akan lakukan evaluasi total, termasuk menambah guru. Agar tahun depan bisa lebih baik lagi,” ungkapnya terpisah.

 
Penulis : Camaraderry Difa Pradana

Editor   : Putra Ismail

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.