Viewed 25 Times

Tujuh Pantai di Kabupaten Malang Jadi Bagian Malang Beach Festival (MBF) 2017

0

 

MEDIA MALANG – Tujuh pantai di pesisir selatan di Kabupaten Malang, jadi bagian acara Malang Beach Festival (MBF) 2017. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda Hari Jadi Kabupaten Malang Ke-1257.

Bupati Malang Rendra Kresna mengemukakan dalam peringatan hari jadi ini, pemkab sengaja membuat kegiatan yang mengeksplorasi wisata di derah ini.

“Kami sengaja mengambil tema pantai untuk rangkaian Hari Jadi Kabupaten Malang, karena kabupaten ini memiliki potensi pantai yang sangat indah. Tujuh pantai tersebut memiliki keindahan yang tidak kalah dengan pantai-pantai yang ada di wilayah Jawa Timur (Jatim) ini,” katanya setelah meresmikan MBF 2017 di Pendopo Kabupaten Malang, Selasa (7/11).

Kegiatan itu, ujar dia, juga sengaja dipusatkan di pesisir Kabupaten Malang bagian selatan di kawasan jalur lintas selatan (JLS). Masyarakat dan pengunjung diharapkan lebih mengetahui kemajuan infrastruktur jalan serta indahnya pantai ini.

Bupati menambahkan, MBF juga juga upaya promosi wisata di kabupaten ini. Dengan kegiatan tersebut kabupaten ini akan semakin dikenal bahkan hingga mancanegara. Dalam acara ini, nantinya banyak agenda yang sudah disiapkan.

Di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, kegiatan digelar pada 11-12 November 2017. Beberapa lombanya antara lain lomba layang-layang yang diikuti beberapa negara, peragaan busana dari bahan daur ulang, hingga lomba miniatur truck.

Selain itu, juga akan digelar lomba dayung perahu naga dan jetski, di Pantai Modangan, lomba surfing yang juga akan diikuti peserta dari beberapa negara di Pantai Nganteb. Selain itu di Pantai Bajulmati dan Pantai Ngudel rencanya juga akan digelar Beach Wild Track, dan untuk kirab budaya akan digelar di Pantai Bajulmati.

Dalam kegiatan itu, pemkab juga akan menggelar tari Bapang Malangan dengan 5 ribu orang penari di Pantai Ungapan, pada Sabtu (9/11). Nantinya, atraksi itu juga diharapkan bisa memecahkan rekor MURI.

Ia juga berharap, dengan kegiatan ini roda perekonomian masyarakat menjadi lebih bergerak. Mereka bisa menjual aneka ragam produk unggulan sebagai oleh-oleh pengunjung dan wisatawan. (*)

Penulis : Cahyono

EditorĀ  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.