Tokoh Umat Buddha Serukan Pemerintah Perkuat Pendidikan Karakter

0

MEDIA MALANG – Pemerintah diminta memperkuat pendidikan karakter melalui tokoh agama menjelang pemilihan daerah (Pilkada) 2018. Pendidikan karakter diperlukan agar tidak terjadi kesenjangan sosial di masyarakat.

“Mulai saat ini pemerintah harus memperkuat pendidikan karakter kepada masyarakat terutama bagi generasi muda agar tidak kehilangan moral dan tertib sosial,” kata Kepala Padepokan Dhammadipa Arama, Banthe Khantidharo di Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (7/2).

Menurut Khantidharo, penyebab hilangnya moral masyarakat tersebut tak terlepas dari peran pimpinan partai politik (parpol) yang mempengaruhi masyarakat untuk kepentingannya. Kondisi ini memprihatinkan, pemerintah pun harus serius menangani persoalan tersebut.

“Kondisi masyarakat saat ini sangat memprihatinkan setelah diombang ambingkan pimpinan partai politik,” ungkapnya.

Ia menjelaskan pengaruh partai politik sekarang mengakibatkan situasi dan kondisi cukup rumit. Di masyarakat banyak bermunculan kebencian, dan berdampak pada persoalan sosial.

“Dampaknya terjadi keributan, saling menyalahkan, fitnah, tawuran, narkoba hingga saling bunuh. Krisis moral sudah sangat memprihatinkan, contohnya ada siswa memukul gurunya hingga meninggal dunia,” paparnya.

Untuk menyelesaikan persoalan sosial selain melalui pendidikan karakter, tambah Kanthidharo, pemerintah juga harus memberikan pendidikan budi pekerti dan bekerja sama dengan pemuka agama.

“Pemerintah harus berkonsultasi dengan para pemuka agama dalam mengatur masyarakat, terutama soal toleransi beragama untuk persatuan bangsa, seperti yang dilakukan Gus Dur. Dengan begitu tidak memandang diri dan kelompoknya paling benar,” tuturnya. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.