Toko Oen Legenda Kota Malang

651

Media Malang – Belum lengkap rasanya bila menghabiskan liburan di Kota Malang, tanpa mengunjungi Toko Oen. Di tempat ini, Anda bisa menghabiskan waktu luang sambil menikmati benda-benda kuno yang masih terawat dengan baik.

Toko Oen yang legendaris ini berada di Jalan Basuki Rahmad Nomor 5, Malang ini sering menjadi lokasi kongkow bagi wisatawan domestik maupun mancanegara selama singgah di Kota Apel.

Keaslian interior toko membuat pengunjung seakan merasakan berada di zaman dulu. Belasan kursi anyaman bambu dan meja bundar memenuhi ruangan, dan tertata rapi. Dinding warna cat kuning gading pada dinding masih memperlihatkan keasliannya interiornya.

Tidak hanya itu, potret Kota Malang pada zaman Kolonial melengkapi dinding toko sebagai hiasan. Potret-potret ini menarik mata para pengunjung untuk menikmatinya.

Meski Toko Oen didirikan tahun 1930 oleh Oen Maxliem, namun rumah makan yang satu ini tetap mempertahankan arsitektur ruang serta sajian menu makanan dan minuman yang khas.

Salah satu sajian khas yang tetap dipertahankan Toko Oen adalah ice cream. Ice cream Oen tetap menjadi andalan sejak zaman kolonial hingga sekarang. Resep tanpa bahan pengawet menjadikan es cream Toko Oen banyak diburu para wisatawan dari Eropa.

Selain Ice Cream, Toko Oen yang bertahan hingga 85 tahun ini juga menyajikan berbagai macam menu makanan, seperti steak, roti, salad, serta sup buntut. Tak ketinggalan, menu makanan Eropa pun juga siap disajikan.

Sebagai sajian pendamping, berbagai menu minuman tersedia, diantaranya, milkshake, bermacam-macam es, untuk penghangat tubuh juga ada sekoteng minuman jahe tradisional.

Sebagian besar pengunjung toko kebanyakan adalah wisatawan dari Eropa. Mereka sengaja datang untuk melihat dari dekat legenda Toko Oen yang kini hanya ada dua buah di Indonesia itu.

Selain melihat dari dekat legenda Toko Oen, kedatangan turis mancanegara juga ingin bernostalgia mengenang tempat kongkow kakek buyut mereka yang pernah tinggal di Kota Malang.

Dari 5 toko yang ada, saat ini Toko Oen hanya ada di Malang dan Semarang. Sedangkan Toko Oen yang ada di Yogyakarta, Jakarta, serta Surabaya telah lama tutup.

Toko Oen sendiri masuk dalam daftar wisata internasional, maka tak jarang banyak wisman berkunjung ke Malang hanya untuk berkunjung ke toko dibuka sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB.

Kini Toko Oen tetap bertahan dengan mengandalkan sebagai icon wisata Kota Malang. Belasan pekerja saat ini terlibat dalam usaha yang telah berpindah tangan kepada Dani Mugianto dari pemilik lama keluarga Oen Maxliem.


 

Penulis : Rajendra Sulaiman
Editor : Okky Prasetya Nugraha

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.