Viewed 201 Times

Tips Tambah Berat Badan untuk Si Kurus

0

MEDIA MALANG – Tidak semua orang beruntung memiliki berat badan ideal dan bingung mencari cara menambah berat badan. Ada banyak orang yang kekurangan lemak. Orang-orang ini cenderung bertubuh kurus dengan indeks massa tubuh di bawah normal.

Bagaimana Anda tahu jika berat badan atau indeks massa tubuh Anda benar-benar di bawah normal?. Gunakan kalkulator untuk menghitung indeks massa tubuh Anda yang banyak terdapat di situs-situs kesehatan di internet.

Atau, minta bantuan dokter untuk menentukan apakah tinggi, berat badan, apa yang Anda makan dan tingkat aktivitas Anda sudah sesuai.

Berat badan kurang dari ukuran normal standar kesehatan bisa disebabkan oleh berbagai sebab.  Berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab menurut situs kesehatan Family Doctor yang dikelola oleh American Academy of Family Physicians:

Genetika
Jika Anda sudah berbadan ‘tipis’ sejak SMA dan rata-rata keluarga Anda juga demikian, kemungkinan memang Anda dilahirkan dengan metabolisme yang lebih tinggi dari orang kebanyakan. Secara alami, mungkin Anda juga memiliki nafsu makan kurang dari orang lain.

Aktivitas fisik tinggi
Latihan dan aktivitas fisik dapat memengaruhi berat badan Anda. Jika Anda sering bergerak berarti Anda membakar lebih banyak kalori daripada orang yang lebih banyak duduk. Artinya,metabolisme Anda lebih tinggi dan tubuh Anda cenderung lebih langsing.

Penyakit
Sakit dapat memengaruhi nafsu makan serta kemampuan tubuh Anda untuk mengelola makanan. Jika Anda baru saja kehilangan banyak berat badan tanpa diet atau olahraga, itu mungkin merupakan tanda adanya penyakit seperti masalah tiroid, diabetes, penyakit pencernaan atau bahkan kanker. Pastikan untuk berbicara dengan dokter tentang penurunan berat badan Anda yang banyak dan mendadak.

Obat
Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan mual dan muntah. Beberapa jenis pengobatan, seperti kemoterapi juga dapat mengurangi nafsu makan.

Masalah psikologis
Faktor-faktor seperti stres dan depresi dapat mengganggu kebiasaan makan yang sehat. Rasa tidak peecaya diri juga dapat menyebabkan gangguan makan. Jika Anda menderita masalah emosional yang merusak kebiasaan makan yang sehat, berkonsultasilah dengan dokter Anda.

Sekadar menambah berat badan, tidaklah sulit. Makan kentang goreng yang banyak ditambah minuman manis setiap hari, dijamin berat badan Anda akan bertambah dalam waktu singkat.

Tapi, tujuan kita bukan sekadar menjadi lebih gemuk. Tujuan kita adalah mencapai berat ideal dengan cara yang sehat. Berikut caranya.

1. Tambahkan kalori yang sehat
Tanpa harus mengubah pola makan secara radikal, Anda dapat meningkatkan asupan kalori dengan menambahkan ekstra kacang-kacangan, susu full cream, alpukat, telur atau gandum utuh ke dalam menu harian Anda.

2. Pilih makanan padat gizi
Alih-alih makan junk food, fokuslah pada makanan yang kaya nutrisi seperti daging sapi rendah lemak, daging ayam tanpa kulit dan keju. Pilih sumber karbohidrat rendah glikemik seperti beras merah dan biji-bijian.

3. Ngemil
Ada baiknya Anda ngemil di antara waktu sarapan dengan makan siang dan antara makan siang dengan makan malam. Pilih camilan yang mengandung banyak protein dan karbohidrat sehat seperti protein bar,kacang rebus atau minum milk shake buatan sendiri.

4. Makan dalam porsi kecil
Jika Anda sedang berjuang mengatasi masalah emosional, makan dalam porsi biasa atai porsi besar mungkin sulit untuk dilakukan. Pertimbangkan makan dalam porsi kecil tapi lebih sering untuk meningkatkan asupan kalori Anda.

5. Latihan beban.
Latihan aerobik dapat membantu membakar kalori menurunkan berat badan. Sebaliknya, latihan beban dan yoga dapat membantu menaikkan berat dengan cara membangun otot-otot Anda. Walhasil, tubuh Anda jadi nampak lebih kencang dan berisi.

Sebelum memulai program menaikkan berat badan, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter Anda. Tubuh yang kurus mungkin berarti ada masalah kesehatan yang tidak bisa dikoreksi oleh perubahan pola makan. Dokter membantu Anda melacak kemajuan program “menjadi lebih gemuk”. (*)

Editor : Puspito Hadi

Sumber : kompas.com

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.