Tiga Jenazah Terseret Ombak Ditemukan Meninggal

0

MEDIA MALANG – Tiga siswa SMK Kelautan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, ditemukan meninggal dunia. Tubuh mereka sempat menghilang setelah tergulung ombak Pantai Bangsong Teluk Asmara, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Malang.

Kepala Pelayanan PMI Malang, Amirul Yasin, mengatakan tim gabungan melakukan pencarian setelah menerima laporan kecelakaan laut di pantai Bangsong Teluk Asmara.

“Tiga korban itu ditemukan di pinggir pantai setelah tiga hari dinyatakan hilang. Saat ini, jenazah sudah diserahkan keluarga masing-masing,” ujarnya pada wartawan, Senin (1/1).

Ketiga pelajar warga Kabupaten Malang, yang meninggal dunia itu antara lain Indra Ardiatmoko (17), warga Desa Sonowangi, Kecamatan Ampelgading, Sandi Mohamad (16), warga Desa Kedok, Kecamatan Turen, dan Diki Wahyudi (17), warga Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur.

Sebelumnya, para korban itu diketahui mandi di pantai Bangsong Teluk Asmara, pada Sabtu (30/12). Tiga pelajar itu datang dengan enam teman mereka. Mereka bermain air dengan berpegangan pada sebatang pohon. Namun, batang pohon itu terseret hingga ke tengah laut dan terhantam ombak hingga akhirnya terpental.

Dari delapan pelajar yang ikut bermain air, lima pelajar berhasil menyelamatkan diri dengan berenang, sementara ketiganya hilang tergulung ombak. Petugas sempat melakukan pencarian, namun hasilnya nihil, hingga jenazah mereka ditemukan Senin.

Selain menemukan jenazah tiga pelajar itu, petugas juga menemukan dua korban tenggelam lainnya. Mereka meninggal dunia terseret ombak di pantai selatan. Kedua jenazah itu dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut serta mengidentifikasi mereka. Di tubuh mereka, tidak ada identitas yang ditemukan.

Petugas juga mengimbau pengunjung pantai lebih berhati-hati dan tidak bermain air di pantai. Salah satunya, karena cuaca yang tidak menentu, memicu gelombang tinggi yang disertai dengan angin kencang. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

 

Comments are closed.