Ternyata Kolesterol Jahat Penyebab Utama Stroke

0

MEDIA MALANG – Kolesterol selain baik untuk tubuh ada juga kolesterol yang jahat. Salah satu penyakit yang diakibatkan kolesterol jahat adalah stroke.

Spesialis saraf sekaligus Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), dr Mursyid Bustami, mengatakan, sudah banyak yang mengetahui dan menyadari bahwa kolesterol adalah salah satu penyebab utama jantung. Namun, belum banyak yang menyadari bahwa kolesterol jahat yang dikenal dengan Low Density Lipoprotein (LDL) tinggi ternyata merupakan risiko utama penyebab stroke.

Menurut Mursyid, stroke terjadi akibat sumbatan pembuluh darah atau pendarahan di otak. Tingginya kadar LDL dalam darah dapat menyebabkan terjadinya aterosklorosis, yaitu suatu keadaan di mana pembuluh darah menyempit akibat menempelnya atau menyelipnya lemak di dinding pembuluh darah.

“Kondisi ini mengakibatkan terganggunya aliran darah ke otak. Jika hal ini tidak tertangani dengan baik, dapat menyebabkan stroke,” kata Mursyid pada acara Pfizer Pres Circle dengan tema Kolesterol, Stroke, dan Statin: Teman atau Lawan, di Jakarta, seperti dikutip dari beritasatu.com

Stroke, jelas Mursyid, merupakan penyakit neurologi utama yang merupakan penyebab kecacatan nomor satu. Data Global Status Report on Noncommunicable Diseases World Health Organisation (WHO) menunjukkan, penyakit kardiovaskuler merupakan penyebab kematian tertinggi untuk penyakit tidak menular. Secara epidemiologi, data menunjukkan terdap 17,5 juta orang meninggal karena penyakit kardiovaskuler, dan 6,7 juta di antara mereka meninggal akibat stroke.

Di Indonesia sendiri, data Riskesdas menunjukkan stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan utama di hampir semua rumah sakit. Sumber yang sama menunjukkan terjadi peningkatan prevalensi stroke di Indonesia, yaitu dari 8,3 per 1000 penduduk (per mil) pada 2007 menjadi 12,1 per 1000 penduduk pada 2013.

“Kejadian stroke terus meningkat karena masyarakat kerap mengabaikan pentingnya mengendalikan faktor risiko penyakit ini,” tambah Mursyid. (*)

Editor   : Puspito Hadi

Sumber : beritasatu.com

Comments are closed.