Tak Layak Huni, 55 Rumah Ini Dapat Bantuan Perbaikan

0

MEDIA MALANG – Sebanyak 55 rumah tidak layak huni di Kota Malang, mendapatkan bantuan perbaikan rumah. Rumah itu tersebar di lima kawasan kumuh yang ada di kota ini.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengemukakan pemerintah berupaya keras membantu mengentasan kawasan kumuh, salah satunya denagn membantu perbaikan ruamh tidak layak huni.

“Pada 25 Maret ini, saya berharap bantuan pemerintah sudah selesai,” katanya saat pencanangan program pengentasan rumah tidak layak huni (RTLH) dan sarana lingkungan di Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Minggu hari ini

Perbaikan rumah itu menggunakan dana sharing antara pemkot dengan pemerintah pusat. Dalam proses pembangunann 55 unit rumah tidak layak huni tersebut dianggarkan dana sebesar Rp.825 juta dan sarana lingkungan sebesar Rp.150 juta.
Sementara itu, Wali Kota Malang Moch Anton yang mendampingi Mensos Khofifah mengatakan, di Kota Malang memang masih terdapat masyarakat yang tinggal di kawasan yang tidak layak huni. Salah satunya di Kelurahan Buring, Kota Malang.

Ia mengaku sudah meminta kepada instansi di bawahnya untuk mengoptimalkan program terutama untuk membantu warga kurang mampu. Selain itu, pemkot juga berupaya komunikasi dengan perusahaan-perusahaan agar dana CSR yang mereka miliki bisa untuk perbaikan rumah. “Kami juga mengoptimalkan Dinas Pekerjaan Umum untuk program bedah rumah,” kata Anton.

Ia menambahkan, Kota Malang sebagai salah satu kota percontohan program nol rumah kumuh. Untuk itu, pemkot akan terus berupaya semaksimal mungkin agar rumah warga yang tidak layak huni bisa diperbaiki.

Selain melakukan pencanangan program perbaikan rumah itu, Mensos juga memberikan bantuan kepada 150 warga kurang mampu di Kota Malang. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor    : Puspito Hadi

Comments are closed.