Status Dinonaktifkan, Mahasiswa Budi Utomo Resah

0

MEDIA MALANG– Beberapa hari ini mahasiswa IKIP Budi Utomo tak nyaman berkuliah, menyusul pemberitaan kampus tempat mereka belajar dinonaktifkan oleh Dikti.

Pastinya penonaktifan memiliki dasar, salah satunya tidak tersedianya tenaga pengajar profesional.

Kondisi ini terus berlarut, kampus dipandang tutup mata tanpa memberikan penjelasan. Kebingungan mahasiswa memuncak hingga menggelar aksi unjuk rasa siang ini.

Aris Tokan, mahasiswa asal Flores ini salah satu dari ratusan mahasiswa lain yang kini tengah gundah atas status kampusnya.

“Semua resah sejak ada pemberitaan kampus ini dinon aktifkan,” katanya berbincang dengan Media Malang disela mahasiswa lain menggelar demo.

Mahasiswa semester VI jurusan olahraga ini mengaku, alumni atau mahasiswa IKIP Budi Utomo sudah menjadi catatan. Mereka tidak akan bisa membawa almamater untuk urusan pendidikan maupun kerja di luar.

“Pokoknya dari IKIP Budi Utomo sudah diblack list. Ini kan meresahkan bagi kami. Sudah berkuliah jauh-jauh, tetapi kampus tidak diakui,” kesalnya.

Dia pun semakin resah, saat keluarga menghubungi dan menanyakan tentang kabar itu. Buruknya di kampung halamannya, Flores.

IKIP Budi Utomo sudah tercoreng sebagai kampus tidak diakui kelembagaannya.

“Semua di kampus sudah tahu, orang tua kami tanya terus,” ucapnya bersedih.

Dia sangat berharap, kampus segera memberikan penjelasan terkait permasalahan ini.

Karena pasca terbitnya keputusan Dikti, jadwal kuliah amburadul dan banyak dosen tidak mengajar. “Jadi kami datang hanya nongkrong, tidak ada yang peduli,” tegasnya.

Perwakilan dosen menemui pendemo mengaku, kampus tengah mengagendakan untuk memberikan keterangan kepada mahasiswa, dan juga pihak kampus sudah melakukan upaya pemulihan status.

“Kami tidak tinggal diam, semua sudah diurus,” ucap dosen saat menemui pendemo.

Kini pendemo diterima rektorat untuk mendapatkan keterangan secara langsung, jika proses pemulihan sedang berjalan.

 

Penulis : Camaraderry Difa Pradana
Editor : Putra Ismail

Comments are closed.