Viewed 6 Times

Sejumlah Petani Pujon Kidul Malang Enggan Urus Kartu Tani

0

MEDIA MALANG – Sejumlah petani di Kabupaten Malang, masih enggan mengurus kartu tani, karena khawatir dengan kartu itu bakal membatasi dalam membeli pupuk bersubsidi.

Mustafirli Asror, petani cabai di Dusun Maron, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, mengemukakan ia dengan rekan-rekannya sebenarnya sudah mendapatkan pengarahan dari dinas terkait dengan kartu tani.

Bahkan, para petani juga mendapatkan formulir untuk diisi, namun sempat beredar kabar formulir bakal menyulitkan petani dalam membeli .

“Banyak petani yang tidak mengembalikan formulir, karena khawatir. Kabarnya setelah mendapatkan kartu tani, akan menyulitkan membeli pupuk bersubsidi,” ujarnya pada wartawan, Kamis (7/12).

Mustafirli yang juga pengawas Kelompok Tani Sari Agung 3 di desanya itu mengatakan jumlah petani di Desa Pujon Kidul, bisa mencapai 1.300 orang. Ia tidak tahu isu itu diembuskan siapa, tapi dampaknya banyak petani yang justru terbuai isu dan tidak enggan mengembalikan formulir. Padahal, petani dari desa lainnya sudah mengembalikan.

“Petani di desa lain sudah mengembalikan formulir, tapi di desa kami, banyak yang khawatir sehingga memutuskan untuk tidak mengurusnya,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah kepala desa di Kecamatan Turen, menolak membagikan kartu tani yang sudah tercetak kepada petani ke Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Kabupaten Malang. Perangkat beranggapan, jumlah kartu yang dicetak tidak sesuai dengan jumlah petani, sehingga guna menghindari konflik dikembalikan. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor   : Puspito Hadi

 

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.