Viewed 9 Times

Sejumlah Kades di Malang Kembalikan Kartu Tani

0

MEDIA MALANG – Sejumlah kepala desa di Kabupaten Malang, memutuskan untuk mengembalikan kartu tani, ke instansi terkait, dengan alasan jumlah kartu yang diterima tidak sesuai dengan yang diajukan.

Desa yang mengembalikan itu misalnya di Talangsuko dan Tumpakrenteng, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Kepala Desa Tumpukrenteng, Helmiawan Khodidi mengemukakan kartu tani itu sebenarnya telah diterima sekitar satu bulan lalu. “Kami memutuskan tidak membagikan kartu itu ke petani, sebab kartu yang ada tidak sesuai dengan jumlah petani yang diajukan oleh pemerintah desa,” katanya pada wartawan, Kamis (7/12).

Jumlah petani di desa itu terdata hingga 600 petani dengan luas lahan pertanian sekitar 300 hektare. Dari pengajuan itu, ternyata kartu yang diterima kurang dari 200 kartu. Selain kurang, data juga banyak yang keliru.

Ia juga mengaku, sudah melaporkan ketidaksesuaian data penerima yang diajukan dengan jumlah kartu yang terbit itu ke pemkab. Namun, hingga kini belum ada kabar lagi, sehingga dengan terpaksa mengembalukan kartu itu ke Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang.

Helmiawan mengaku tidak ingin ada gejolak dan protes dari petani yang belum dapat kartu. Padahal, kartu itu tentunya juga bisa bermanfaat untuk petani, misalnya mendapatkan kemudahan fasilitas pembiayaan perbankan untuk modal usaha tani, termasuk membeli pupuk bersubsidi dan peralatan pertanian lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Pemerintah Kabupaten Malang, Nasri Abdul Wahid, mengatakan hingga kini sudah memberikan sebanyak 42.754 kartu tani untuk petani di daerah ini. Manfaat kartu itu diharapkan untuk pengamanan bantuan.

“Manfaatnya sangat membantu untuk pengamanan sasaran bantuan-bantuan pemerintah, misalnya subsidi pupuk, kredit usaha tani dan lain-lain,” katanya. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

EditorĀ  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.