Sagas Pamtas RI-PNG dengan Warga Mindiptanah Bangun Jembatan Trans Papua

0

MEDIA MALANG – Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua New Guinea (PNG) Yonif Raider 500/Sikatan Kodam V/Brawijaya, bersama masyarakat setempat gotong royong membangun jembatan yang menghubungkan Jalan Trans Papua.

Komandan Pos Satgas Yonif Raider 500/Sikatan di Mindiptanah, Kapten Infanteri Bibit Ahmad Norodin, mengemukakan kegiatan ini memang karya bakti yang dilakukan TNI dengan masyarakat. Ia senan sebab kegiatan ini mendapat sambutan antusias masyarakat.

“Kami bersyukur, perbaikan jembatan yang menghubungkan Jalan Trans Papua oleh personil Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan dan masyarakat, berjalan lancar, aman dan tertib. Sekarang, infrastruktur ini memberikan manfaat sangat luas bagi masyarakat sesuai program pembangunan nasional,” katanya dalam rilis yang diterima, Rabu (17/1).

Kapten Bibit juga menyatakan selain bertugas menjaga keamanan perbatasan RI-PNG, para personil TNI-AD juga siap membantu dan bekerja sama dengan warga dalam berbagai kegiatan positif pemberdayaan masyarakat, termasuk peningkatan fasilitas infrastruktur.

Ia mengatakan, sumber daya manusia personil TNI akan selalu siap membantu terutama dalam meningkatkan morel dan kesejahteraan masyarakat Kampung Osso dan sekitarnya. Karenannya, komunikasi aktif TNI bersama warga terus diperkuat guna menciptakan situasi dan kondisi aman dan kondusif, serta gotong royong dalam menyukseskan pembangunan.

Karya bhakti tersebut dilakukan di Kampung Osso, Kelurahan/Kecamatan Mindiptanah, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua. Acara itu dilaksanakan sejak 10 Januari 2017 hingga selesai. Warga setempat dan TNI, melakukan percepatan pembangunan jembatan yang melintasi sungai sepanjang sekitar 300 meter di Kampung Osso menuju Kampung Imko.

Jembatan tersebut menghubungkan sejumlah kampung di daerah tersebut. Jembatan itu sangat vital, sebagai dimanfaatkan sebagai jalur ekonomi bagi warga setempat. Dengan perbaikan infrastruktur tersebut, akses transportasi dari dan ke Osso-Imko juga semakin mudah dan lancar.

Sementara itu, upaya perbaikan infrastruktur tersebut juga menjadi komitmen pemerintah dalam membangun wilayah atau daerah terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Selain itu, perbaikan tersebut sekaligus mendukung program nasional dari Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, Kepala Kampung Osso, Herman, mengaku senang dengan dibangunnya jembatan tersebut. Perbaikan jembatan juga sangat diperlukan oleh masyarakat, karena memudahkan akses transportasi dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan.

“Masyarakat Osso menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan TNI-AD, terutama personil Yonif Raider 500/Sikatan yang membantu membangunkan jembatan,” kata Herman. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor  : Puspito Hadi

Comments are closed.