RSUD Beroperasi Akhir Tahun Nanti

1076

MEDIA MALANG– Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Kota Malang ditargetkan bisa beroperasi pada akhir tahun nanti, setelah mengalami penundaan karena sejumlah masalah.

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Imam Fauzi, mengungkapkan, DPRD sudah memanggil Direktur RSUD Rohana terkait molornya pengoperasian rumah sakit tersebut.

Dalam pertemuan itu, ditanyakan apa saja yang menjadi kendala pengoperasian rumah sakit. “Katanya masih ada kendala hingga harus ditunda sampai November nanti,” ujar Imam kepada wartawan siang tadi.

Menurut dia, dari hasil dengar pendapat dengan pihak RSUD, memang ada sejumlah kendala yang tidak mungkin diabaikan karena menyangkut permasalahan vital.

Salah satu permasalah adalah pengadaan obat, yang masih dalam proses dan disesuaikan dengan e-catalog yang membutuhkan ketelitian dan kecermatan, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama.

Selain itu, ada juga sejumlah titik bangunan yang harus diperbaiki karena rusak, akibat tidak berfungsinya bangunan secara maksimal.

Perbaikan sarana dan prasarana juga membutuhkan waktu, karena harus mengkalkulasi ulang kebutuhan anggarannya. “Jadinya masih harus mundur lagi pengoperasiannya,” tegas politisi dari PKB ini.

DPRD berharap, RSUD dapat segera menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi, sehingga akan cepat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebelumnya, Direktur RSUD Kota Malang Rohana menuturkan, tertundanya pengoperasian RSUD tersebut karena banyak faktor.

Diantaranya adalah banyak titik bangunan, khususnya di ruang rawat inap dan IGD yang rusak, sehingga harus diperbaiki terlebih dahulu.

Selain itu, kata dia, daya listrik tidak mampu memenuhi kebutuhan di seluruh area RSUD, sehingga harus mengajukan penambahan daya ke PLN, serta kebutuhan sarana air bersih yang belum tersedia dengan baik, karena airnya masih kotor.

“Kami masih mengajukan sambungan air dari PDAM, karena selama ini masih menggunakan air sumur,” katanya terpisah.

Pembangunan RSUD yang dimulai sejak 2011 dan menghabiskan dana APBD serta bantuan dari Pemprov Jatim dan pemerintah pusat hingga puluhan miliar rupiah itu sedianya dioperasikan pada Juni 2013.

Namun, karena pembangunan fisik belum tuntas dan ada masalah lain, pengoperasiannya rumah sakit berdiri diatas lahan seluas 10 ribu meter persegi tertunda.

 

Penulis : Camaraderry Difa Pradana

Editor : Putra Ismail

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.