Viewed 3 Times

Ribuan Pengungsi Gunung Agung Tersebar di 125 Titik

0

MEDIA MALANG – Ribuan masyarakat di sekitar Gunung Agung, Kabupaten Badung, Bali, telah dievakuasi dari tempat mereka tinggal ke tempat lebih aman. Evakusi itu dilakukan menyusul ditetapkannya status Awas atau level empat gunung tersebut, pada Jumat (22/9) WIT.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengemukakan dari informasi yang dilaporkan oleh Pusdalops BPBD Bali hingga Sabtu (23/9) siang tercatat 15.142 jiwa pengungsi. “Mereka tersebar di 125 titik pengungsian,” katanya dalam rilis yang diterima.

Pihaknya mengungkapkan, pengungsi tersebut tersebar di tujuh kabupaten di sekitar Gunung Agung yaitu di Kabupaten Badung lima titik (35 jiwa), Kabupaten Bangli 17 titik (465 jiwa), Kabupaten Buleleng 10 titik (2.423 jiwa), dan Kabupaten Denpasar enam titik (343 jiwa).

Selain itu, di Kabupaten Giayar sembilan titik (182 jiwa), Kabupaten Karangasem 54 titik (7.852 jiwa), Kabupaten Klungkung 21 titik (3.590 jiwa) dan Kabupaten Tabanan tiga titik (252 jiwa). “Pendataan masih dilakukan oleh BPBD. Diperkirakan jumlah pengungsi masih bertambah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan para pengungsi tersebut berada di GOR, balai desa, rumah penduduk dan ataupun rumah kerabatnya. Bahkan, karena rasa solidaritas yang tinggi sesama masyarakat, banyak yang menawarkan rumah dan bangunannya untuk digunakan sebagai tempat pengungsian seperti yang dilakukan oleh warga di Pejeng Kangin Tampak Siring. Di tempat tersebut, bangunan warga bisa menampung 50 orang beserta fasilitas air bersih, tempat tidur dan makanan sehari-hari.

Ia sangat mengapresiasi bantuan masyarakat secara swadaya tersebut. Menurut dia, hal ini adalah modal sosial yang luar biasa. “Masyarakat secara mandiri dan spontan saling membantu anggota masyarakat yang mengungsi. Upaya masyarakat ini layak diapresiasi dan didorong agar tidak bergantung pada bantuan pemerintah,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah juga telah mendirikan posko tanggap darurat dan siap mendistribusikan bantuan untuk pengungsi. Namun, banyaknya titik pengungsian juga menyebabkan distribusi logistik dan bantuan terkendala. Petugas harus menyalurkan ke lokasi pengungsian yang terpencar.

“Pemerintah pasti akan memberikan bantuan kepada para pengungsi, namun ada beberapa kendala di lapangan yang sangat dinamis,” katanya.

Walaupun ada kendala, tambah dia, pemerintah juga akan tetap optimal memberikan bantuan. Hingga saat ini, bantuan juga sudah mulai mengalir dari warga.

Pihaknya juga mengimbau, masyarakat yang hendak mengumpulkan donasi, baik berupa barang maupun uang, agar disetor melalui satu pintu yaitu Posko Utama Satgas Siaga Darurat, dengan alamat Dermaga Cruise Tanah Ampo, Manggis Kabupaten Karangasem atau menghubungi Call center Posko Darurat Gunung Agung Kabupaten Karangasem 081353965324. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.