Viewed 20 Times

Rasulullah SAW: Penipu Bukan Termasuk Golongan Kami

0

MEDIA MALANG – Ramadan ialah bulan yang suci. Pada bulan ini seluruh umat muslim diwajibkan untuk menahan lapar, haus dan hawa nafsu. Namun dari tiga tuntutan itu, sebagian orang berpendapat yang paling sulit ialah menahan hawa nafsu.

Hawa nafsu di sini tak melulu soal seksual. Tapi juga hawa nafsu menahan amarah, bergunjing atau mengobrol sesuatu yang kurang bermanfaat dan lainnya. Selain itu, orang yang berpuasa juga wajib menjauhi tipu daya dalam seluruh muamalah. Baik dalam jual beli, sewa menyewa, kerajinan tangan, dan penggadaian.

Perbuatan ini termasuk dosa besar. “Barangsiapa yang menipu kami maka ia tidak termasuk golongan kami,” kata Rasulullah SAW, dikutip dari buku Majelis Bulan Ramadhan, tulisan Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin.

Tipu daya itu akan menghilangkan amanah dan kepercayaan manusia. Setiap penghasilan yang didapat dari tipu daya ialah haram dan kotor, tidak akan menambah derajat pemiliknya melainkan akan semakin menjauhkannya dari Allah.

Tak cuma saat berpuasa, tipu daya ini dilarang keras dilakukan di bulan-bulan biasa. Karena dapat merugikan orang lain dan diri sendiri. (*)

Editor   : Puspito Hadi

Sumber : merdeka.com

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.