Viewed 13 Times

Presiden Jokowi Targetkan 5 Juta Sertifikat Tanah pada 2017

0

MEDIA MALANG – Presiden Joko Widodo menargetkan bisa menyelesaikan 5 juta sertifikat untuk warga. Hal itu ditegaskan Presiden saat menyerahkan 10.038 sertifikat hak atas tanah program strategis nasional kepada warga Jawa Timur di Lapangan Rampal, Kota Malang, Rabu hari ini.

Presiden mengingatkan pentingnya warga mempunyai sertifikat, sebab hal itu tanda bukti kepemilikan atau hak. “Kenapa sertifikat ini penting, saat saya mengunjungi 34 provinsi dan 516 kabupaten/kota, selalu ketemu warga di desa dan kampung, rakyat selalu mengeluh sengketa tanah dengan pemerintah dan perusahaan,” katanya dalam acara itu.

Ia mengatakan, terjadinya sengketa menyebabkan konflik berkepanjangan. Warga sudah menempati tanah, bahkan antara 20-50 tahun, namun mereka tidak memiliki surat yang sah atau legal secara hukum. Kebanyakan yang mereka miliki hanya surat tanah Leter C, Leter D bahkan surat keterangan kepala desa.

“Surat tanah Leter C, Leter D dan surat keterangan kepala desa itu bukan hak hukum, jadi harus hati-hati,” katanya.

Saat menyerahkan sertifikat kepada warga Jatim, Presiden juga meminta warga mengangkat sertifikat yang sudah diterimakan. Hal itu untuk mengecek sekaligus memastikan bahwa masing-masing warga sudah memiliki sertifikat.

“Semua sertifikat diangkat, jangan turunkan dulu, akan saya hitung. Kalau tidak dihitung, jangan-jangan hanya seremonial saja, yang ditunjukkan hanya 12 sertifikat. Saya ingin rakyat punya sertifikat,” tegasnya.

Pemerintah menargetkan bisa menuntaskan 126 juta sertifikat untuk rakyat. Saat ini, sertifikat yang sudah selesai masih 46 juta. Penyelesaian sertifikat juga dikebut pemerintah. Pada 2017 ditarget tuntas 5 juta sertifikat, naik pada 2018 menjadi 7 juta, lalu 9 juta. Di Jatim, akan direalisasikan lagi 500 ribu sertifikat. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.