Viewed 5 Times

Presiden Jokowi Ingin SDM Indonesia Tidak Ketinggalan Zaman

0

MEDIA MALANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan agar ke depan sumber daya manusia Indonesia mengikuti perubahan dunia dan tidak ketinggalan zaman.

Saat Rapat Terbatas tentang Pendidikan Vokasi dan Implementasinya di Istana Bogor, Kamis (16/11) petang, Presiden sempat mempertanyakan pendidikan Sri Mulyani, Menteri Keuangan.

Saat membuka rapat, Jokowi menyinggung mengenai kondisi pendidikan di Indonesia yang belum berubah. Kondisi ini tercermin dari jurusan di perguruan tinggi yang dari dulu pada masa kuliah dengan saat ini.

Jokowi bilang, walau dunia sudah berubah, ekonomi sudah dilakukan secara digital, jurusan pendidikan di perguruan tinggi masih sama. Untuk fakultas ekonomi misalnya, masih terdiri dari akuntansi, ekonomi pembangunan.

“Udah, itu saja tidak berubah, coba Bu Menteri Keuangan, dulu dari jurusan apa,” tanya Jokowi ke Sri Mulyani yang langsung dijawab ekonomi pembangunan.

Jokowi mengatakan, paradigma tersebut menurutnya perlu diubah supaya ke depan sumber daya manusia Indonesia mengikuti perubahan dunia dan tidak ketinggalan zaman. Perguruan tinggi harus mampu berinovasi; misalnya dengan mendirikan fakultas ekonomi digital.

Jokowi mengatakan, kalau inovasi tersebut memerlukan perubahan berupa undang-undang pendidikan, dia siap melaksanakannya. “Seperti UU Pendidikan, menurut saya perlu direvisi agar pendidikan kita bisa berdaya saing,” katanya. (*)

EditorĀ  : Puspito Hadi

Sumber : kontan.co.id

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.