Polisi Bekuk Pembunuh Mahasiswi UMM

0

MEDIA MALANG – Aparat Kepolisian Resor Malang, membekuk pelaku pembunuhan Nadya Bella Anggraeni (18), mahasiswi baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Korban ditemukan tewas di semak-semak, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Kamis (1/9).

Wakapolres Malang Kompol Deky Hermansyah mengungkapkan polisi membekuk HMF (19) alias Bogel. Ia ditangkap di rumahnya, Jalan Tlogomas, Kota Malang atas dugaan pembunuhan pada korban.

Ia mengatakan, tersangka menyukai korban, namun cintanya bertepuk sebelah tangan. “Korban disukai oleh tersangka, namun korban tidak membalas rasa cintanya,” katanya pada wartawan di Mapolres Malang, Jumat hari ini.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Adam Purbantoro menambahkan pelaku mengajak bertemu korban pada Sabtu (27/8) di sebuah kafe yang ada di daerah Tlogomas, Malang. Pelaku merasa tersinggung dengan perkataan korban yang juga mahasiswi baru D3 Keperawatan UMM itu, hingga muncul niatan membunuh.

Korban, kata dia, juga dibonceng pelaku diajak berputar-putar. Sampai di lokasi kejadian pada Sabtu dini hari, pelaku membunuh korban dengan cara mencekiknya hingga tewas. Untuk menghilangkan jejak, pelaku membuang tas, helm, sepatu, hingga kartu telepon seluler milik korban. Bahkan, tubuh korban juga dibuang begitu saja di semak-semak dan ditutup dengan daun seadanya.

Pelaku, tambah dia, juga menjual telepon seluler milik korban di salah satu tempat jualan telepon seluler wilayah Kota Malang. “Ponselnya dijual di salah satu konter di Kota Malang, namun sudah kami amankan,” katanya.

Terkait dugaan adanya pemerkosaan, polisi hingga kini masih menunggul hasil seluruhnya dari proses atupsi. Hasil sementara, korban tewas karena lemas. Selain itu, terdapat bekas luka di pelipis bagian kiri akibat benda tumpul.

Sementara itu, jenazah korban juga sudah dimakamkan oleh keluarga di Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Keluarga berharap, pelaku diberi hukuman yang setimpal akibat perbuatannya. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor   : Puspito Hadi

Comments are closed.