PKB Tegaskan Belum Pikirkan soal PAW

0

MEDIA MALANG – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang, menegaskan masih belum memikirkan terkait dengan pergantian antarwaktu (PAW) bagi empat anggota dewan dan calon Walikota Mochamad Anton pascapenetapan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Proses hukum harus dihadapi setelah KPK menetapkan Abah Anton sebagai tersangka,” tegas Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Malang Arief Wahyudi, pada wartawan Sabtu (24/3).

Arief mengatakan tim PKB terus bekerja untuk memenangkan calon calon Walikota yang juga petahan Mochamad Anton dengan pasangannya Syamsul Mahmud. Hingga kini, partai pengusung dan pendukung masih tetap solid, yaitu PKS, Gerindra dan Perindo.

“Sabtu ini tim kampanye membagikan alat peraga dan media sosialisasi di Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang,” imbuhnya.

Selain Abah Anton, sapaan akrab Mochamad Anton, yang ditetapkan sebagai tersangka, ada empat anggota dewan dari PKB yang juga menjadi tersangka dalam dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.

PKB hingga kini belum memutuskan untuk melakukan pergantian antarwaktu (PAW). “PAW masih menunggu situasi. Kita lihat nanti sembari terus berkoordinasi dengan DPW PKB dan DPP PKB,” pungkas Arief. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.