Viewed 307 Times

Petasan Meledak, 4 Rumah Hancur, Tiga Orang Meninggal, 4 Luka Berat

0

MEDIA MALANG – Tiga orang warga diketahui meninggal dunia serta empat lainnya terluka akibat ledakan di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang. Ledakan itu juga menyebabkan empat rumah rusak. Polisi saat ini mengusut penyebab ledakan yang juga menghancurkan empat rumah itu.

Saifudin, salah seorang warga, Minggu malam mengemukakan awalnya sempat mendengar suara dentuman sangat keras. Suara ledakan itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB dan terdengar sampai radius 200 meter. “Suara ledakannya terdengar sangat keras dari rumah saya, sampai radius 200 meter. Saya sempat menolong tiga orang yang tertimpa reruntuhan bangunan,” ujarnya.

Ia tidak mengetahui dengan pasti penyebab ledakan itu, namun ia menduga ledakan itu karena petasan. Keluarga tersebut sedang menyiapkan membuat petasan untuk acara di kampung.

Akibat ledakan itu, seorang penghuni rumah bernama Yuli, Anto, serta Muhammad Risky Ferdinsah yang merupakan bayi delapan bulan meninggal dunia. Selain itu, empat orang lainnya terluka. Mereka antara lain Samsul, Likin, Ulum, dan Huda. Mereka dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan.

Ledakan itu juga menghancurkan empat rumah. Selain dua rumah milik Narwadi ambruk, dua rumah lainnya juga rusak. Genteng serta plafon di rumah tetangga Nawardi tersebut rontok akibat ledakan tersebut.
 
Polisi yang mengetahui kejadian itu langsung ke TKP dan mensterilkan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi. Polisi yang juga dibantu tim Gegana Brimob Polda Jatim sempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa satu kantong plastik serta dua kaleng yang diduga bahan pembuat petasan.

Kapolresta Malang AKBP Singgamata mengemukakan olah TKP akan dilanjutkan pada Senin, (26/10) karena sudah terlalu malam. Selain itu, olah TKP nantinya juga akan melibatkan tim Labfor Polda Jatim, guna memastikan penyebab ledakan. “Kami sterilkan dan jaga lokasi TKP. Kami nanti akan libatkan tim Labfor Polda Jatim dan olah TKP akan dilanjutkan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Dix’s Fibriant
 
Editor    : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.