Pertumbuhan Ekonomi Digital Naik Signifikan

0

MEDIA MALANG – Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Samuel Wamerapan menyatakan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia sudah mengalami kenaikan yang cukup signifikan sejak tahun 2014.

Hal itu dikemukakannya dalam acara Dies Natalies di Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Brawijaya, Rabu hari ini. Dengan kondisi itu, ia menganjurkan pemerintah daerah harus bisa menangkap peluang tersebut.

Samuel mengungkapkan pengguna internet di Indonesia saat ini sudah melebihi angka 93 juta dan terbanyak melalui gadget atau smartphone.

Ia menjabarkan, fakta penggunaan internet yang cukup massif ini masih ditambah dengan realitas perputaran ekonomi digital melalui E-Commerce yang sudah tembus angka Rp200 triliun pada tahun ini. Diproyeksi pada 2020 bisa naik pada angka Rp1.185 triliun.

“Karena itulah kita saat ini ada program bagaimana menciptakan 1000 start up baru di berbagai daerah, untuk menunjang ekonomi digital yang memiliki potensi baik,” kata Samuel.

Pihaknya mengungkapkan, langkah yang dilakukan untuk merealisasi hal itu tidak lain yaitu pemerintah wajib memberikan fasilitasi terhadap inovasi yang dikembangkan di daerah, sehingga target tahun 2020 bisa dicapai, sesuai dengan amanat Presiden RI.

“Butuh ada sistem yang terintegrasi dengan baik, sehingga kita bisa mempromosikan karya inovasi lokal,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Sutiaji mngatakan Pemerintah Kota Malang sudah melakukan berbagai gebrakan untuk menumbuhkan ekonomi digital, salah salah satunya dengan membentuk komunitas “Malang Creative Fusion” (MCF).

Di Kota Malang terdapat banyak perguruan tinggi. Dengan komunitas tersebut menunjukkan bahwa modal dasar untuk menumbuhkan ekonomi digital sudah tersedia.

“Yang penting adalah bagaimana mempromosikan produk ekonomi digital sehingga dikenal masyarakat luas,” kata Sutiaji.

Pengembangan ekonomi digital dengan sumber daya yang ada, lanjut Sutiaji, tak lain agar tumbuh entrepreneur muda berbakat yang bisa membuka lapangan pekerjaan baru sehingga roda ekonomi di Kota Malang bisa berjalan.

Terkait dengan E-Commerce, saat ini Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sedang membentuk kontentersebut yang dilengkapi dengan aplikasi untuk pembayarannya pula yaitu “Malang Pay”.

Selain dihadiri Rektor UB, Bisri, dan Wakil Wali Kota Malang Sutiaji, acara itu juga dihadiri Wakil Bupati Trenggalek, Bupati Pamekasan, Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur dan sejumlah tamu undangan lainnya. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.