Penyidik KPK Bawa Kepala Dinas PU dan Bina Marga Kabupaten Malang

0

MALANG, MEDIAMALANG.COM – Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa tiga orang pegawai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Malang, salah satunya kepala dinas, setelah proses penggeledahan yang dilakukan hampir seharian.

Penyidik awalnya datang ke dinas tersebut pada Rabu (10/10) sekitar jam 10.50 WIB. Proses penggeledahan dilakukan hingga malam, sekitar jam 22.00 WIB. Ketiga pegawai tersebut termasuk kepala dinas langsung dibawa ke dalam mobil penyidik yang sudah disiapkan di kantor itu.

Selain mengamankan pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Malang tersebut, penyidik juga membawa sejumlah barang bukti. Namu, belum diketahui berkas apa saja yang dibawa. Diduga, masih terkait dengan kasus yang kini ditangani KPK, yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan 2011 yang juga diduga melibatkan Bupati Malang Rendra Kresna.

Penyidik dikabarkan juga ikut mengamankan uang tunai sebesar Rp.305 juta dari hasil penggeledahan di Dinas Bina Marga Kabupaten Malang tersebut.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengakui KPK sedang melakukan penyelidikan terkait dengan kasus yang saat ditanganinya. Namun, Febri masih belum memberikan keterangan resmi perkara yang diselidiki itu.

Pihaknya juga mengakui menyita uang tunai Rp.305 juta dari instansi itu.

“Dari Kantor Bina Marga disita uang tunai Rp.305 juta. Untuk penyidikannya belum bisa kami sampaikan saat ini, karena masih diperlukan sejumlah tindakan awal di penyidikan tersebut,” kata Febri.

Sebelumnya, Tim Penyidik KPK melakukan pengggeledahan di Pendopo Kabupaten Malang. Rumah dinas serta ruang kerja Bupati tak luput dari penggeledahan pada Senin malam (8/10). Hal yang sama juga dilakukan penyidik di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang, pada Selasa (9/10). KPK kembali melanjutkan penggeledahan badan pendapatan daerah (Bapenda) pada Rabu (10/10) hari ini. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.