Viewed 38 Times

Peneliti Muda Indonesia Raih Penghargaan Olimpiade Penelitian Internasional

0

MEDIA MALANG – Sejumlah peneliti muda asal Indonesia berhasil meraih penghargaan khusus dalam ajang olimpiade penelitian tingkat internasional Intel-ISEF di Los Angeles Convention Center, California, Amerika Serikat. Beberapa pelajar itu juga penerima kartu Indonesia pintar (KIP).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengaku sangat bangga terhadap pencapaian para siswa delegasi olimpiade penelitian internasional itu. Diharapkannya ke depan, melalui KIP tidak ada lagi hambatan bagi anak-anak Indonesia berprestasi.

“Semakin hari semakin nyata bisa kita lihat hasil dari program indonesia pintar ini. Anak-anak yang tidak mampu tetapi memiliki potensi luar biasa sudah bisa menunjukkan prestasinya berkat akses pendidikan yang baik,” katanya setelah penyerahan KIP di Malang, Rabu hari ini.

Sejumlah peneliti muda yang berhasil meraih prestasi itu adalah Made Radikia Prasanta dan Bagus Putu Satria Suarima. Peneliti muda sekaligus siswa penerima KIP dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Bali ini berhasil meraih penghargaan khusus dari American Meteorological Society.

Karya penelitian Radikia dan Satria yang berjudul “Smart Digital Psychrometer For Forecasting Local Weather”, tentang alat prediksi cuaca dengan radius 10 kilometer dan diharapkan dapat membantu petani di wilayahnya yang sangat tergantung dengan cuaca.

Penghargaan lainnya juga diraih oleh Azizah Dewi Suryaningsih dari SMA Negeri 1 Yogyakarta dengan judul penelitian “Bamboo Forest as a natural Levee of Pyroclastic Flows in Merapi Volcano”. Penghargaan khusus yang diterima oleh Azizah diberikan oleh The American Geosciences Institute.

Selain itu, terdapat Latifah Sholikhah dari SMA Negeri 1 Teras Boyolali, Jawa Tengah dengan karya penelitiannya di bidang “Social and Behavioral Science” yang berjudul “Neglected Children. Case study of public attitudes toward children with HIV AIDS in Surakarta”, berhasil menjadi pemenang keempat pada Grand Award Intel-International Science and Engineering Fair (ISEF).

Selain penghargaan utama, Latifah juga memperoleh penghargaan sebagai Honorable Mentions dari American Psychological Association.

Dalam kompetisi itu, sebanyak 1.778 hasil karya penelitian siswa sekolah menengah atas dari 78 negara dipamerkan dan dinilai oleh dewan juri pada 14-19 Mei 2017 di ajang Olimpiade penelitian tingkat internasional Intel-ISEF di Los Angeles Convention Center, California, Amerika Serikat.

Delegasi Indonesia untuk Intel-ISEF tahun 2017 menampilkan delapan karya penelitian dari SMA yang telah diseleksi melalui kompetisi tingkat nasional, yaitu Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) yang dibina oleh Direktorat Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) yang dibina oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada tahun 2016.

Profesor Tineke Mandang yang mendampingi para peserta Indonesia ke Intel-ISEF mengaku bangga dengan hasil capaian mereka. “Nuansa kompetisi tidak terlihat selama ‘event’ kecuali semangat berbagi informasi karya penelitian sekaligus menciptakan ‘networking’ baru di antara para peneliti muda dari berbagai negara. Inilah dampak terpenting dari keikutsertaan pada ‘event’ ini,” kata Tineke. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.