Pemkot Malang Imbau Warga Lakukan Perekaman KTP Elektronik

0

MALANG, MEDIAMALANG.COM – Pemerintah Kota Malang, mengimbau warganya yang belum melakukan perekaman KTP elektronik segera mengurusnya, dengan harapan memudahkan pendataan.

“Kami berikan kesempatan perekaman mulai awal Oktober sampai dengan awal Desember 2018. Kami imbau waktu itu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, agar hak hak kependudukannya maupun hal administratif berkaitan dengan data kependudukan tidak terganggu (mendekati agenda besar terdekat Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019),” kata Walikota Malang Sutiaji di Malang, Senin (15/10).

Pihaknya telah mencermati dengan belum maksimalnya kehadiran warga dalam jadwal perekaman yang dilakukan di kelurahan kelurahan. Contoh, di Kelurahan Kota Lama, dari sekitar 3.769 jiwa yang belum melakukan perekaman, yang hadir untuk melakukan perekaman baru 83 jiwa. Informasi tersebut tergali saat Walikota Sutiaji dan Wakil Walikota Sofyan Edi Jarwoko didampingi Asisten Administrasi Pemerintahan Abdul Malik, mengumpulkan Camat dan Lurah di Balaikota Malang.

Walikota Sutiaji juga menekankan agar data harus berbasis “by name by address” serta langsung diberikan undangan per jiwa, selain melalui pemangku RT/RW.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Malang Eny Hari Sutiarni, mengatakan ada sebanyak 44.545 jiwa penduduk Kota Malang yang belum melakukan perekaman. Padahal, pemerintah telah memberikan ruangan khusus untuk proses perekaman itu, termasuk di tingkat kelurahan.

“Warga diberikan tiga ruang lokasi untuk melakukan perekaman, yang pertama di kelurahan di mana dia berdomisili, lalu di kelurahan terdekat di mana yang bersangkutan tinggal atau bisa langsung di kantor dispendukcapil. Selain itu, bisa juga melalui pelayanan mobil keliling,” kata Eny.

Eny membantah pemerintah lambat dalam proses perekaman warga. Ia mengutarakan dalam proses belum semua warga datanya terekam, ada kemungkinan perubahan data, seperti telah meninggal dunia, perpindahan luar kota atau juga yang bersangkutan berada di luar kota.

Pemerintah telah memberikan surat edaran dengan nomor 470/3020/35.73.308/2018 perihal perekaman elektronik, yang menekankan kepada ASN (aparat sipil negara) beserta keluarga untuk secara aktif melakukan perekaman KTP elektronik.

“Oleh karenanya, awal Oktober kami telah mengirimkan formulir ke kelurahan kelurahan untuk didistribusikan ke RT/RW, agar dapat terverifikasi dan terdata kembali,” ujar Kadispendukcapil. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.