Viewed 2 Times

Pemkot: Lahan Terbatas Jadi Kendala Pembangunan IPAL di Malang

0

MEDIA MALANG – Pemerintah Kota Malang terkendala dengan lahan untuk lokasi pembangunan Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL). Lokasi permukiman warga sudah terlanjur padat menjadi salah satu kendala berat.

Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto mengakui pembangunan IPAL sebenarnya sangat dibutuhkan, bahkan untuk anggaran juga bisa dicarikan. Namun, selama ini yang menjadi kendala adalah lahan.

“Pembangunan IPAL tidak sulit, sebab dana bisa dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Yang sulit itu lahannya, terutama di kampung yang padat penduduk,” ujarnya pada wartawan, Rabu (11/10).

Pemkot, kata dia, selalu berupaya memberikan sarana dan prasarana terbaik untuk warga, termasuk sarana IPAL. Bukan hanya di kampung tematik Kota Malang, tapi merata di kota ini. Untuk pembangunan juga melibatkan warga, sehingga mereka terpacu menjaga kebersihan IPAL yang sudah dibangun.

“Tiap tahun, kami melakukan pembangunan,” katanya singkat.

Ia juga menambahkan, mengurusi IPAL diperlukan gotong royong dan ketaatan bersama. Jika tidak dijaga, tentunya bisa merugikan banyak orang, misalnya sengaja membuang pembalut wanita di toilet rumah, sehingga memicu saluran pembuatan buntu. “Itu dampaknya bisa satu warga buntu,” ujarnya.

Sementara itu, pemkot kini sudah membangun 115 IPAL. Pembangunan rencananya akan ditingkatkan pada APBD 2018 dengan harapan tidak ada lagi warga yang membuang limbah cair ke sungai. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

EditorĀ  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.