Viewed 182 Times

Pemkab Khawatirkan Serangan Penyakit di Musim Penghujan

0

MEDIA MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang, mengkhawatirkan dampak banjir yang bisa saja terjadi, menyusul tingginya intensitas hujan dalam kurun beberapa waktu terakhir. Selain bisa memicu pertumbuhan penyakit, banjir juga bisa memicu terjadinya gagal panen.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Pemerintah Kabupaten Malang Nasri Abdul Wahid mengemukakan intensitas serangan hama dimungkinkan bisa meningkat dengan tingginya curah hujan, baik penyakit maupun tikus. Jika dibiarkan, hal itu bisa memicu turunnya produksi.

“Hingga kini dampak intensitas hujan yang cukup tinggi tersebut belum terlalu berpengaruh produksi tanaman pertanian di kabupaten ini,” katanya pada wartawan, Minggu (3/12).

Ia menambahkan, di beberapa titik pertanian kabupaten ini sudah mulai ada genangan. Kondisi itu disebabkan, saluran air yang tidak bisa mengalir dengan baik. Adanya saluran air yang tidak lancar bisa memicu pertumbuhan tanaman yang tidak bagus. Bahkan, saat dipupuk tanaman justru mati.

“Biasanya karena lahan terlalu rendah sehingga terjadi kelebihan air,” katanya.

Namun, tingginya curah hujan dimungkinkan bisa meningkatkan luas tambahan tanam (LTT), dimana sampai dengan Oktober 2017 sudah mencapai 71.172 hektare. Angka itu sedikit menurun ketimbang 2016 seluas 71.1337 hektare.

Untuk saat ini, pemerintah intensif memberikan pendampingan pada petani untuk menerapkan pola tanam yang baik sebagai antisipasi serangan penyakit, terutama di musim penghujan. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

EditorĀ  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.