Pemerintah Bersikukuh Bekukan IKIP Budi Utomo Malang

0

MEDIA MALANG – Pemerintah bersikukuh tetap membekukan IKIP Budi Utomo, Jalan Simpang Arjuno, Kota Malang beserta lima perguruan tinggi swasta (PTS) lainnya di sejumlah wilayah di Indonesia karena terindikasi melakukan proses pembelajaran tidak sesuai dengan peraturan pendidikan tinggi (dikti).Pembekuan dilakukan karena sejumlah PTS tersebut disinyalir mudah mengeluarkan ijazah sebelum masa perkuliahan habis.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menyebutkan enam perguruan tinggi tersebut, satu ada di provinsi DKI Jakarta, satu di Jawa Barat, tiga di Jawa Timur, dan satu di NTT.

“Untuk di Jawa Timur telah dibekukan IKIP Budi Utomo Malang, IKIP PGRI Ronggolawi di Tuban, dan IKIP PGRI di Jember karena terindikasi melakukan proses pembelajaran yang tidak sesuai,” kata Nasir kepada Wartawan di Jakarta, Minggu (26/7).

Sementara, di DKI Jakarta, juga telah dibekukan Universitas Berkley. Untuk Jawa Barat, dibekukan STIE Adhy Niaga.

Menurut Nasir, pembelajaran yang tidak sesuai,terlihat pada kemudahan dan kelonggaran mahasiswa memperoleh ijazah. Rata – rata ijazah tersebut diperoleh seorang mahasiswa yang hanya menyelesaikan kuliah empat semester atau dua tahun saja.

“Jika seperti ini terjadi, dua tahun dapat gelar S-1 tentu merupakan perguruan tinggi bermasalah,” ujarnya.

Dia mencontohkan, untuk PGRI Kupang, semenjak dibekukan, telah banyak alumni yang menyerahkan Ijazah untuk diganti. Untuk itu, jika PTS tersebut ingin memperbaiki semua masalahnya,pemerintah akan mengembalikan ijin status PTS bermasalah itu.

“Perguruan tinggi swasta tersebut akan kembali mendapatkan izin, jika semua masalah telah diselesaikan dan tidak merugikan mahasiswa,” tuturnya.

Secara terpisah, Rektor IKIP Budi Utomo Malang, Nurcholis Sunuyeko memilih diam dengan status pembekuan kampusnya. Pihak IKIP Budi Utomo pun mengaku akan terus memperbaiki kekurangan yang terjadi di kampusnya daripada melawan keputusan pemerintah.

“Saat ini kita memilih diam dan tidak akan melawan tudingan atau keputusan pemerintah,” ujarnya singkat, beberapa waktu lalu.

IKIP Budi Utomo ini dibekukan pemerintah terkait dugaan ijazah palsu. Kasus ini terungkap setelah tim audit dari Kemenristekdikti melakukan audit dan menemukan kejanggalan setelah mengulik sejumlah Program pendidikan (Prodi) di kampus, dan melakukan penggalian data-data akademik,seperti sampel ijazah dan SK Yudisium.
Hasil dari audit tersebut, pemerintah akhirnya memutuskan untuk membekukan kampus IKIP Budi Utomo Malang karena dinilai sebagai kampus bermasalah.

Penulis : Dix’s Fibriant
Editor : Putra Ismail

Comments are closed.