Viewed 9 Times

Partai Demokrat Ingin Dilamar Abah Anton

0

MEDIA MALANG – Partai Demokrat ingin PKB mendaftarkan Calon Walikota Malang Mochammad Anton atau yang akrab disapa Abah Anton ke partainya jika berkoalisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang 2018.

Keinginan Partai Demokrat tersebut menyusul ‎belum adanya jawaban pasti dari PKB sejak partai berlambang mercy tersebut menawarkan koalisi dengan PKB sekaligus mengajukan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Malang Gufron Marzuki sebagai calon Wakil Walikota mendampingi Abah Anton‎.

“‎Soal koalisi, kami sudah mengajukan tapi belum ada respon. Dengan kata lain, melamar tapi belum ada jawaban,” kata ‎Ketua Desk Pilkada DPC Partai Demokrat Kota Malang Teguh Hariyono kepada wartawan, Senin (18/9) malam.

Meskipun partainya belum mendapatkan jawaban, Teguh mengaku pihaknya akan terus menunggu kepastian sembari membuka penjaringan calon Walikota dan Wakil Walikota. Salah satu pertimbangannya, semua partai politik masih saling menunggu dinamika proses politik.

Untuk itu, Partai Demokrat pun berharap Abah Anton ‎untuk mendaftarkan diri ke partainya sebagai calon Walikota Malang.

“Tawaran kami, Abah Anton juga harus mendaftar ke kami sebagai calon Walikota Malang,” ujarnya.‎

Menanggapi permintaan Partai Demokrat, Ketua Pemenangan Pemilu PKB Kota Malang Arief Wahyudi menyambut baik tawaran koalisi dari partai tersebut. Namun, tawaran agar mendaftarkan Gufron Marzuki untuk disandingkan dengan Abah Anton, bukan berarti menjawab koalisi.

Bagi PKB proses penjaringan tetap dilanjutkan. Keputusan akhirnya di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

“Soal Wakil Walikota nanti diajukan ke Abah Anton, beliau yang memilih. Keputusan akhir di DPP,” imbuhnya.‎

‎Di sisi lain, PKB membutuhkan koalisi karena hanya memiliki enam kursi di dewan. Agar bisa maju di pilkada, syaratnya memiliki sembilan kursi.‎‎ Bahkan, tidak hanya Demokrat saja yang mengajukan koalisi, sejumlah parpol lainnya juga mengajukan koalisi dan ingin bergabung dengan PKB.

“PKS dan PAN terus menjalin komunikasi politik,”‎ ujarnya.
‎‎
Sejauh ini, lanjutnya, ada lima bakal calon Wakil Walikota yang mendaftar di PKB yaitu Gufron Marzuki, Siswo Waruso, Hadi Prasojo, Isnaini Anwar dan Gunadi Handoko.

Belum ada jawaban pasti dari PKB, membuat Gunadi Handoko yang sebelumnya mendaftarkan diri ke PKB, pada Senin (18/9) malam mendaftarkan diri sebagai calon Wakil Walikota ke Partai Demokrat.

Pengacara kondang itu mengaku mendaftarkan diri karena ingin mendorong koalisi antara Demokrat dan PKB. “Saya mendaftarkan diri sebagai Wakil Walikota Malang di PKB maupun Partai Demokrat karena ingin mendorong koalisi antara Partai Demokrat dan PKB‎. Saya juga ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik agar tidak terjadi korupsi,” katanya.(*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.