Viewed 560 Times

Pakai Joki, Peserta Ujian Kedokteran UMM Jadi Tersangka

482

MEDIA MALANG– Polres Malang menetapkan empat dari tujuh orang terduga kasus perjokian ujian masuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang sebagai tersangka. Tiga orang lagi dikenai wajib lapor dan berstatus sebagai saksi.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat mengungkapkan, bahwa para tersangka merupakan satu kelompok dan mereka dijerat Pasal 32 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun dan atau denda maksimal Rp 3 miliar sebagaimana diatur dalam Pasal 48 ayat 2.

“Untuk tiga orang lainnya belum memenuhi unsur pelanggaran, sehingga ditetapkan sebagai saksi dan dikenakan wajib lapor,” ungkap Wahyu.

Keempat tersangka adalah Rafid (19), warga Jalan Semeru, Gang Buntu, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Khusnul Nurdianti (18), warga warga RT01/RW01, Desa Kuta, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Brahmantyo Prabu Wisnu Sadewo (20), warga Ngepeh RT09/RW05, Desa Ngepeh, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dan Rizki Putri Lestari (18), warga Jalan AMD III Nomor 4, RT 01/RW 03, Kelurahan Hilir Super, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Dalam aksinya, para tersangka menggunakan transmitter yang diselipkan di dalam telinga. Rafid bertugas mengirim hasil pindaian foto ke operator di luar Malang. Polisi sempat mengeluarkan transmitter dari dalam telinga.

Sementara saksi dikenakan wajib lapor adalah Margono (49) warga Karangan Jaya 5/48, RT12/RW03 Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, Suko Wahono (38) warga Kaliasin 7/25 RT07/RW11, Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, serta Elma Arifatul Sugito (22) warga RT02/RW01, Dusun Bumbung, Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Keempat tersangka dan ketiga saksi diringkus panitia seleksi penerimaan mahasiswa baru UMM bersama aparat kepolisian pada saat berlangsung ujian hari pertama.

Lima orang lebih dulu ditangkap saat ujian tulis Fakultas Kedokteran baru berlangsung 30 menit. Mereka ditangkap di ruang berbeda di Gedung Kuliah Bersama atau GKB I Kampus III UMM di Sengkaling, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Sedangkan Margono dan Suko Wahono ditangkap di lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik UMM. Polisi menyuruh peserta yang ditangkap lebih dulu untuk menelepon mereka agar datang ke kampus UMM.

 

Penulis : Putra Ismail

Editor  : Laily Noor Hidayah

Komentar Anda

Komentar

Leave A Reply