Viewed 4 Times

Organda Malang Desak Regulasi Taksi Online Ditetapkan

0

MEDIA MALANG – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Malang, mendesak pemerintah membuat regulasi terkait dengan beropersinya taksi online, dengan harapan bisa semakin mengikis gesekan di bawah.

“Regulasinya harus jelas, tarif ditentukan dan kuota juga harus ditentukan,” kata Ketua Organda Kota Malang Rudi Soesamto saat dikonfirmasi mediamalang.com, Senin (25/9).

Ia mengatakan, selama ini belum ada regulasi yang tepat terkait keberadaan taksi online. Selain tarif yang sangat murah, juga mereka tidak dibebani dengan berbagai biaya.

“Taksi online tarifnya murah sekali, karena tidak membayar pajak, retribusi dan izin lain-lain. Sementara yang konvensional harus mengurus berbagai izin untuk bisa jalan, contohnya SIM umum, pelat kuning, uji kir, tera, radio. Tarif dan kuota juga ditentukan pemerintah,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, aksi ini sebagai desakan ke pemerintah, agar menerapkan kebijakan terkait keberadaan taksi online. Di Kota Malang, taksi ini juga cukup banyak, bahkan masih beroperasi.

Ribuan sopir mikrolet se-Malang Raya, Selasa (26/9) rencananya akan melakukan mogok massal dan menggelar demonstrasi di depan Balaikota Malang. Mereka menolak keberadaan taksi online yang sampai saat ini masih beroperasi. Rencananya, mogok massal itu akan dimulai pukul 08.00 WIB. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor  : Puspito Hadi

 

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.