Mendagri Hadiri Pelantikan PAW Anggota DPRD Kota Malang

0

MEDIA MALANG – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo menghadiri pelantikan 40 anggota DPRD Kota Malang, hasil pergantian antarwaktu (PAW) yang dilakukan di ruang sidang Gedung DPRD Kota Malang, Senin (10/9).

Mendagri langsung masuk ke dalam ruangan sidang paripurna tersebut bersama dengan Gubernur Jatim sekitar jam 10.35 WIB. Para anggota DPRD yang baru ini diambil sumpah sebelum resmi menjadi anggota DPRD Kota Malang, dan setelahnya baru dilakukan proses pelantikan.

Dalam isi sumpah tersebut, 40 anggota DPRD kota Malang yang baru tersebut diminta harus mendahulukan kepentingan rakyat yang diwakili.

Sementara itu, proses pelantikan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Ketua DPRD Kota Malang, Abdurochman. Selain dihadiri Mendagri, juga terdapat Gubernur Jatim Soekarwo, pejabat pemerintah di Kota Malang serta perwakilan 10 partai yang memiliki kursi di DPRD Kota Malang.

Plt Ketua DPRD Kota Malang Abdurrochman mengatakan, setelah anggota DPRD hasil PAW itu dilantik, pihaknya akan kembali memaksimalkan fungsi dewan dalam membahas agenda penting yang sempat tertunda, seperti pengesahan APBD Perubahan 2018, pembahasan APBD 2019 dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) masa akhir jabatan wali kota periode 2013 – 2018.

“Rabu kami sudah optimalkan fungsi dewan. Untuk bimbingan pembahasan APBD-P, APBD ada tim ahli. Walaupun tanpa yang baru tetap ada tim ahli,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jatim menyerahkan sebanyak 40 surat keputusan (SK) penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kota Malang, pada Sekretaris Daerah Kota Malang. SK tersebut diberikan untuk 40 anggota DPRD dari 10 partai menyusul ditahannya anggota dewan di kota ini oleh KPK.

Jumlah anggota DPRD yang akan dilantik berjumlah 40 orang, sementara yang diciduk KPK sebanyak 41 orang. Gubernur hanya melakukan PAW pada 40 orang, sebab salah satu anggota telah di-PAW oleh partai politinya jauh hari ketika anggota DPRD tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 41 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka. Ke-41 anggota DPRD Malang tersebut diduga menerima suap dan sejumlah gratifikasi.

Dari hasil penelusuran KPK, para anggota DPRD Kota Malang diduga menerima suap dari wali kota nonaktif, Mochammad Anton, dengan total Rp.700 juta. Sementara untuk penerimaan gratifikasi sebesar Rp.5,8 miliar.

Akibat kejadian tersebut, aktivitas di DPRD Kota Malang, lumpuh sementar waktu. Anggota DPRD Kota Malang yang tersisa hanya Subur Triono (PAN), Priyatmoko Oetomo (PDI-P), Tutuk Haryani (PDI-P), Abdurrochman (PKB) hasil PAW atas Rasmuji yang meninggal pada 2017 dan Nirma Cris Desinidya (Hanura) hasil PAW atas Yaqud Ananda Gudban yang juga terseret dalam kasus suap massal.

Berikut nama-nama DPRD dan penggantinya :

Fraksi PDI Perjuangan
1. Retno Mastuti menggantikan Moch Arief Wicaksono
2. Heri Suyanto menggantikan Tri Yudiani
3. Bambang Heri Susanto menggantikan Abd Hakim
4. Luluk Zuhriyah menggantikan Suprapto
5. Sutikno menggantikan Arief Hermanto
6. Rusman Hadi menggantikan Hadi Susanto
7. Sugiono menggantikan Erni Farida
8. Edy Hermanto menggantikan Diana Yanti
9. Yusana Intiyaswati menggantikan Teguh Mulyono Fraksi PKB
10. Abdul Wahid menggantikan Abd Rahman
11. Ike Kisnawati menggantikan Sahrawi
12. Siti Aminah Rofii menggantikan Zainuddin
13. M Taufik menggantikan Imam Fauzi
14. Siswo Waroso menggantikan Mulyanto

Fraksi Golkar
15. Arief Budiarso menggantikan Rahayu Sugiarti
16. Mosolli menggantikan Sukarno
17. Eddy Widjanarko menggantikan Bambang Sumarto
18. Budianto menggantikan Choeroel Anwar
19. Retno Sumarah menggantikan Ribut Harianto

Fraksi Demokrat
20. Nawang Nugraning Widhi menggantikan Wiwik Hendri Astuti
21. Sulastri menggantikan Hery Subiantono
22. Nanik Qurrata Akyunin menggantikan Sulik Lestyowati
23. Arif Darmawan menggantikan Indra Tjahyono
24. Fransiska Rahayu Budiwiarti menggantikan Soni Yudiarto Fraksi PAN
25. Dito Arief Nurakhmadi menggantikan Harun Prasojo
26. Ferry Adha Adianto menggantikan Syaiful Rusdi
27. Lookh Makhfudz menggantikan Mohan Katelu

Fraksi Gerindra
28. Dharman Susanto menggantikan RM Een Ambarsari
29. Moch Andhi Mochsoni menggantikan Teguh Puji Wahyono
30. Moch Ula menggantikan Salamet
31. Andri Wiwanto menggantikan Suparno Hadi Wibowo

Fraksi PKS
32. Masduki menggantikan Sugiarto
33. M Syaiful Ali Fatah menggantikan Choirul Amri
34. Helmi Teguh Yuana menggantikan Bambang Triyoso Fraksi Hanura
35. Purwono Tjokro Darsono menggantikan Imam Ghozali 36. Nicolia Mundzir menggantikan Afdhal Fauza Fraksi PPP
37. Achmad Subandiri menggantikan Heri Pudji Utami
38. Joko Supriono menggantikan Asia Iriani
39. Abdul Rozaq menggantikan Syamsul Fajrih Fraksi NasDem
40. Didik Suprayitno. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.