Viewed 6 Times

Masjid di Indonesia Lebih Makmur

0

MEDIA MALANG – Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia yang juga menjabat Wakapolri Komisaris Jenderal Pol Syafruddin mengungkapkan keberadaan masjid di Indonesia lebih makmur ketimabng masjid di luar negeri.

Komjen Syafruddin mengungkapkan, perkembangan Islam di dunia maju dengan pesat. Bahkan, pembangunan tempat ibadah berupa masjid juga semakin banyak. Namun, di beberapa negara untuk pembangunan diatur, hanya di Indonesia dan Pakistan yang masih bebas untuk didirikan.

“Ada 800 masjid di Indonesia. Di dunia yang tidak diatur itu di pemerintahan Pakistan dan Indonesia. Di Pakistan masih rawan, Indonesia lebih makmur masjidnya,” kata dia setelah peresmian Masjid Raden Patah (MRP) kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jumat (6/4).

Ia sangat berharap, masjid nantinya bisa multi fungsi dan bukan hanya sebagai tempat ibadah. Ia ingin agar masjid juga dimanfaatkan sebagai tempat kajian Islam.

“Masjid itu bisa sebagai pusat peradaban Islam sekaligus kajian Islam dan bukan hanya tempat ibadah. Jadi, multi fungsi, bisa dimanfaatkan apa saja. Untuk siar Islam, kajian Islam, semua bertumpu di masjid,” ungkap dia.

Sementara itu, Rektor UB Malang Mohammad Bisri mengatakan, pihaknya memang berharap masjid nantinya bisa sebagai pusat peradaban Islam. Bahkan, ia sudah berdiskusi dengan berbagai pihak dengan harapan ada masukan pemanfaatan masjid ke depannya.

“Kami diskusi dengan takmir, mau dibuat pusat peradaban. Salah satunya menulis Musaf Al-Quran dengan tulisan tangan. Di Masjid Demak ada, musaf besar ukuran dua meter. Nanti kami juga akan mengikuti ajaran Wali Songo untuk penyebaran agama Islam, jadi Islam itu terbuka dan itulah ‘Rahmatan lil ‘alamin’,” ungkap Bisri.

Acara itu digelar di area kampus UB Malang. Selain dihadiri pejabat UB Malang, juga dari mahasiswa dan berbagai tamu undangan lainnya. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.