Malang Siaga 1 Teror Bom, Polisi Amankan Gereja

0

MEDIA MALANG – Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengungkapkan pengamanan gereja terutama di wilayah hukum kepolisian ini, lebih ditingkatkan menyusul kejadian teror bom di Surabaya. Bahkan, Polres Malang Kota menetapkan siaga satu.

“Iya (siaga satu). Untuk pengamanan gereja-gereja di Kota Malang, kami dari Polres Malang Kota meningkatkan keamanan untuk mengantisipasi jangan sampai di kota ini ada ledakan gereja,” katanya pada wartawan, Minggu (13/5).

Ia menambahkan, seluruh personel di wilayah hukum Polres Malang Kota dilibatkan untuk pengamanan gereja, dengan harapan seluruh masyarakat Kota Malang yang akan melaksanakan ibadah di gereja bisa tenang.

“Silahkan melaksanakan ibadah namun tetap waspada. Kami dari keamanan mungkin akan melakukan penggeledahan terhadap para jemaat yang akan memasuki gereja,” ujarnya.

Sementara itu, Pemimpin Gereja Katolik Paroki “Hati Kudus Yesus” di Jalan MGR Sugiyopranoto Kota Malang Romo Jono mengungkapkan turut berbela sungkawa terhadap saudara-saudara yang menjadi korban, baik meninggal dunia maupun sakit.

“Kami sangat mengutuk keras tindakan tindakan seperti itu, tindakan-tindakan teroris. Kami berdoa untuk para saudara kita yang terkena bom itu,” katanya

Ia menambahkan, memercayakan pengusutan masalah itu pada aparat penegak hukum. Selain itu, pihaknya juga mengimbau pada umat agar berhati-hati dan tetap siaga.

Musibah teror bom terjadi di tiga gereja wilayah Surabaya, antara lain Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) di Ngagel, GKI Diponegoro dan GPPS Sawahan Arjuna. Akibat insiden itu, 11 orang meninggal dunia dan 41 orang lainnya luka-luka. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.