Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Cuci Gowes Tanpa Listrik

0

 

MEDIA MALANG – Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil menciptakan mesin cuci gowes, yang dibuat dari mesin cuci rusak diperbaiki dan digabung dengan sepeda.

Arfian Sinatrya Darussalam, salah seorang anggota tim mengungkapkan mesin ini dibuat terinspirasi dari pengeluaran rumah tangga yang semakin tinggi akibat pemakaian listrik pada mesin cuci.

“Ini alat baru dengan memodifikasi berbagai peralatan lama,” katanya pada wartawan, Sabtu (23/6).

Ia menambahkan pembuatan alat ini dilakukan di sela menempuh mata kuliah pengembangan produk. Tim tersebut membuat satu karya. Di bawah bimbingan dosennya Muhammad Lukman, kelompok ini manfaatkan mesin cuci rusak yang sudah tidak dipakai lagi lalu menggabungkannya dengan sepeda.

Inovasi yang dilakukan Arvian dan delapan orang anggota kelompoknya tersebut memberikan solusi khususnya bagi ibu rumah tangga untuk memudahkan mencuci baju dengan biaya yang relatif murah.

Mesin tersebut dibuat dengan manfaatkan beberapa bagian rangka yang dirangkai dengan semacam gir untuk memutar bagian dalam mesin cuci. Alat tersebut mengandalkan kaki untuk menggowes sepeda dan cukup mudah digunakan.

Memakan waktu pengerjaan, kata dia, berjalan sekitar tiga bulan. Proses penyempurnaan juga terus dilakukan mulai dari riset hingga produksi. Dirinya berharap ke depan alat ini bisa lebih sempurna lagi.

“Ke depannya kami ingin membuat mesin cuci gowes yang lebih baik dan lebih baik lagi,” harap Arvian.

Saat ini mesin cuci gowes tersebut masih dipakai secara pribadi oleh Arvian dan teman-temannya di indekos. Setelah unjuk gigi di gelar produk universitas, mesin ini rencananya akan diikutkan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). Mereka berharap kelak mesin ini dapat dikomersilkan.

Sementara itu, Sekretaris Prodi Teknik Industri UMM Dian Palupi Restuputri menambahkan, mata kuliah pengembangan produk memang menjadi awal dari mahasiswa menghasilkan suatu karya, baik memodifikasi yang sudah atau membuat karya baru yang belum pernah ada sebelumnya.

“Keterampilan jurusan teknik industri salah satunya adalah membuat suatu produk yang mana nantinya dapat diaplikasikan baik untuk dunia industri maupun masyarakat,” tegasnya. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

 

Comments are closed.