Viewed 33 Times

M‎engungkap Misteri Wisata Religi Gunung Kawi yang dikenal di Asean‎

0

 

MEDIA MALANG – Lereng Gunung Kawi yang berada di wilayah Kabupaten Malang, selama ini dikenal masyarakat Indonesia sebagai wisata spiritual. Di lereng gunung tersebut terdapat pesarean atau makam Kanjeng Kyai Zakaria II atau yang sering disebut Eyang Jugo.

Tidak jauh dari makam Eyang Jugo itu, juga terdapat Petilasan Prabu Sri Kameswara I yang dikenal dengan nama Keraton Gunung Kawi. Keraton itu berada di Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Di keraton tersebut juga banyak dikunjungi warga keturunan Tionghoa. Terlebih lagi pada malam Senin Pahing, Jumat Legi, dan tanggal Satu Suro, Keraton Gunung Kawi dipadati wisatawan. Tidak hanya dari wilayah Jatim, tapi juga beberapa warga asing dari Asean, misalnya Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Mereka yang berkunjung ke makam Eyang Jugo dan Keraton Gunung Kawi, melakukan beragam ritual dengan meditasi. Lokasi alam yang di tengah hutan mendukung untuk bermeditasi dengan tenang.

Camat Ngajum, Kabupaten Malang Tito Fibrianto mengemukakan keraton ini merupakan tempat wisata religius yang di dalamnya terdapat tiga lokasi yaitu Vihara Dewi Kwan Im, Sanggar Pamujaan dan tempat Pamuksaan Prabu Kameswara I.

“Kompleks Keraton Gunung Kawi ini dijadikan tempat berdoa. Yang dikeramatkan di area Keraton Gunung Kawi ini rumah Padepokan Eyang Sujo atau Prabu Kaweswari l,” ujarnya.

Selain itu, di kompleks keraton juga terdapat beberapa guci kuno dan pohon dewandaru. Benda langka tersebut selalu menjadi perhatian para pengunjung.

Dan siapa saja yang datang di Keraton Gunung Kawi akan merasakan kesegaran udara Gunung Kawi. Keraton tersebut berada di ketinggian, sehingga para wisatawan akan merasakan hawa segar.  Wisatawan juga bisa menginap di Keraton Gunung Kawi, karena ada beberapa penginapan.

“Dan tidak hanya penginapan, namun wisatawan juga bisa melakukan kegiatan outbond, motorcross karena di area keraton terdapat jalur extreme. Setelah melakukan ritual, selanjutnya bisa menikmati pemandangan alam hutan pinus dan dinginnya air pegunungan,” kata dia.

Di wilayah Kecamatan Ngajum, juga terdapat wisata Air Terjun Coban Baung yang masih satu desa dengan Desa Balesari. Jarak antara Keraton Gunung Kawi dengan Air Terjun Coban Baung tidak jauh.

Dengan adanya tempat wisata di wilayah Kecamatan Ngajum, ia berharap agar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar tempat wisata tersebut.

“Program Bupati Malang periode kedua ini, ada tiga sasaran utama yakni untuk mengentaskan kemiskinan berkelanjutan, lingkungan dan pengembangan wisata. Kami akan terus berupaya melakukan peningkatkan kesejahteraan masyarakat yang salah satunya adalah melalui pengembangan wisata,” tambah Tito.(*)

Penulis : Cahyono

Editor   : Didik Fibrianto‎

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.