Viewed 428 Times

LIRA Minta Kios Kebonagung Dibongkar

634

MEDIA MALANG – Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mendesak  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, membongkar bangunan kios Pabrik Gula (PG) Kebonagung, Kecamatan Pakisaji karena dianggap telah melanggar aturan.  Pembongkaran harus dilakukan, karena bangunan kios kios dari dana Coorporate Social Responsibility( CSR)  PG Kebonagung itu akan menimbulkan masalah baru.

“Pemerintah kabupaten harus tegas mengenai kios-kios itu. Jangan ada tebang pilih dalam memberikan tindakan. Kalau memang salah, maka harus dilakukan pembongkaran. Apalagi, sudah jelas bahwa kios-kios tersebut berdiri di sepadan jalan,” kata Bupati Lira, M. Zuhdy Achmadi.

Zuhdy mengkritik tidak ketegasan Pemkab menyelesaikan persoalan kios bangunan tersebut. Bagi dia, alasan pembangunan kios pedagang untuk menata agar tidak kumuh di sekitar lokasi PG Kebonagung tidak masuk akal.Harusnya,dulu, lokasi tersebut akan lebih baik didirikan taman.

“Kalau tujuannya untuk penataan, akan lebih bagus kalau diberi taman,” tuturnya.

Kata Zuhdi, kalau pendirian kios-kios itu dibiarkan, maka jangan disalahkan kalau lokasi-lokasi lain di wilayah kabupaten, akan mencontoh hal serupa. Kalau ini sudah terjadi, maka jangan harap tata ruang wilayah menjadi lebih bagus.

“Ini akan memunculkan bangunan-bangunan baru yang liar,” pungkasnya.

Zuhdy menegaskan masyarakat dan pemerintah daerah harus cermat dalam merespon bangunan baru tersebut. Dia kuatir akan menimbulkan prasangka dengan pendirian kios itu. Bisa saja beberapa tahun ke depan, bangunan kios itu diklaim milik PG Kebonagung, dan akan merugikan warga.

“Bangunan itu sudah izin atau tidak dengan Bina Marga, kalau tidak ada izin, akan lebih baik dibongkar. Sehingga, tidak dicontoh oleh desa-desa lain. Jangan sampai, pemberian CSR itu nantinya malah memunculkan masalah baru,” tegasnya meninggi.

Penulis : S. Rochmat Effendi

Editor  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Leave A Reply