Viewed 5 Times

KPK Sebut Modus Korupsi Terus Berkembang

0

MEDIA MALANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut modus korupsi saat ini terus berkembang, sehingga KPK juga mewanti-wanti agar tradisi itu tidak dimanfaatkan orang yang tidak bertanggungjawab.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengemukakan beragam modus itu misalnya gratifikasi. Pernah ada temuan kiriman kue bolu yang ternyata isinya uang tunai Rp.100 juta.

“Jangan lupa, parsel bukan hanya makanan ada juga kristal nilainya miliran rupiah,” katanya saat Lokakarya Jurnalis Antikorupsi di Malang, Kamis (5/10).

Ia mengatakan, dalam penelitian gratifikasi salah satu termasuk modus korupsi. KPK terus melakukan sosialisasi ke sejumlah pihak baik masyarakat umum, sekolah, dan instansi lainnya.

Terkait laporan, ia menyebut sejak awal berdiri sudah banyak laporan yang masuk. Namun, secara persentase untuk tindak lanjutnya agak rendah.

“KPK tidak tutup mata dugaan korupsi yang ada di depan mata. Kalau bicara pelaporan tipikor sejak awal berdiri banyak. Untuk persentase tindak lanjutnya agak rendah, ini berkaitan dengan kualitas laporan terus organisasi yang buat laporan. Untuk angka persis, harus cek dulu,” ujarnya

Ia juga menambahkan, KPK sengaja mengadakan acara tersebut, dengan melibatkan jurnalis. Hal itu dilakukan untuk memberikan pemahaman bagi jurnalis, sebab jurnalis merupakan mitra strategis. Harapannya, sesuai dengan tugasnya, dapat membantu memberikan informasi pada masyarakat.

“Kami berharap, setelah mengikuti lokakarya ini, jurnalis bisa lebih memahami setiap proses yang dilakukan KPK,” katanya berharap.

Dalam acara tersebut, KPK menghadirkan tiga pembicara, antara lainAnggota Dewan Pers Imam Wahyudi, Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Arif Zulkifli dan Penyidik KPK Budi Agung Nugroho. Selain di Malang, acara serupa juga digelar di Jambi, Lampung, dan Banjarmasin. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

EditorĀ  : Puspito Hadi

 

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.