KPK Perpanjang Masa Penahanan 10 Anggota DPRD Malang

0

MEDIA MALANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan 10 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, yang diduga terlibat dalam kasus suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015

“Hari ini (13/4) dilakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari dari tanggal 16 April s/d 25 Mei 2018 untuk tersangka TPK suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang TA 2015,” kata Juru Bicara KPK KPK Febri Diansyah, dalam rilis yang diterima, Jumat (13/4).

10 tersangka itu semuanya anggota DPRD Kota Malang, yaitu SPT, MZN, MKU, SAL, RS, HS, SKO, ABR, YAB, dan HPU. Mereka diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, mereka sudah ditahan oleh KPK. Sesuai dengan aturan, proses penahanan untuk keperluan penyidikan maksimal adalah 20 hari, namun bisa diperpanjang 40 hari, atau dengan total 120 hari masa penahanan, sekitar empat bulan.

Penetapan para tersangka dalam kasus itu merupakan pengembangan kasus suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang tahun anggaran 2015. Total sebanyak 19 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam pengembangan perkara tersebut.

Sebanyak 18 di antaranya merupakan anggota DPRD Kota Malang. Sedangkan satu tersangka merupakan Walikota Malang nonaktif Mochamad Anton. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

EditorĀ  : Puspito Hadi

 

Comments are closed.