Kekurangan Fisik Bukan Jadi Alasan Untuk Tidak Berkarya

0

MEDIA MALANG – Kekurangan fisik tidak menyurutkan anak – anak berkebutuhan khusus untuk menghasilkan sebuah karya seni kreatif dan bernilai ekonomis. Sebanyak 30 penyandang cacat dan ekstratuma dari enam sekolah di Kota Batu menuangkan ide dan kreasinya dengan mendaur ulang limbah plastik menjadi barang-barang kerajinan yang layak jual.

“Mereka mendaur ulang limbah plastik menjadi barang-barang kerajinan. Selain untuk mengeskplor potensi anak, kita juga ingin anak menjadi mandiri,” ujar Amidah, Sekretaris harian rumah Anita, di sela kegiatan pendayagunaan para penyandang cacat dan ekstaruma, di Gallery Raos, Kota Batu, Senin siang.

Menurut Amidah, selain untuk melatih kemandirian bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Mereka pun juga diberikan wadah untuk menuangkan bakat dan menghasilkan sebuah karya seni yang menghasilkan nilai ekonomi . Buktinya, mereka bisa membuat berbagai macam kerajinan tangan yang berguna bagi masyarakat seperti membuat lampion, tas lukis, maupun tempat pensil.

“Orang tua kadang tidak paham bakat apa yang dimiliki oleh anaknya. Anak berkebutuhan khusus tidak bisa tinggal diam di rumah, mereka butuh melakukan sesuatu yang berguna yang bisa menghasilkan nilai ekonomi,” tambah Kepala Bidang Pelayanan dan rehabilitasi Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Batu, Eko Yuliarno.

Kata Eko, hasil ketrampilan anak-anak ini akan dilelang dan dijual ke masyarakat.

Rencananya, hasil karya anak berkebutuhan khusus ini akan dilelang dan dijual ke masyarakat.”Hasil kerajinan dari limbah daur ulang ini nantinya akan dipamerkan pada masyarakat dan dilelang pada 2 Oktober nanti,” pungkasnya. (*)

Penulis : Galuh Pandu Larasati

Editor  : Puspito Hadi

Comments are closed.