Viewed 224 Times

Kafe Sawah, Tempat Nongkrong Unik di Kabupaten Malang

0

MEDIA MALANG – Sawah, biasanya identik hanya dengan tanaman pertanian. Namun, di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, sawah justru jadi tempat yang menarik dikunjungi.

Kafe sawah menjadi konsep baru yang disuguhkan untuk menarik kunjungan wisatawan di tempat ini. Kafe dibuat menyatu dengan sawah. Hamparan tanaman hijau, beragam pernak-pernik sangat menyejukkan mata. Bagi yang suka swafoto pun, tempat ini menarik diabadikan.

Pendirian kafe ini diinisiasi para pemuda desa setempat. Dukungan juga mengalir dari kepala desa, dengan memberikan izin pendirian bangunan di atas tanah kas desa, sehingga konsep kafe sawah bisa direalisasikan.

“Kafe sawah ini berdiri untuk mengembangkan pariwisata. Sebelumnya, kami pesimistis, tapi sekarang ramai dan memberikan manfaat luas bagi warga,” kata Koordinator wisata edukasi Mustafirli Asror, Jumat (19/5).

Masuk ke tempat tersebut, pengunjung cukup membayar Rp5.000 per orang. Tiket itu bisa ditukar dengan makanan dan minuman. Jika ingin wisata edukasi berkeliling desa, pengunjung cukup membayar Rp90 ribu per orang.

Mustafirli mengatakan, saat ini sejumlah fasilitas sudah dibangun di atas lahan seluas 7.000 meter, misalnya gazebo, rumah bambu, dan tempat duduk.

Kafe sawah juga berkembang cukup baik. Sehari, rata-rata jumlah pengunjung antara 500-300 orang, dengan pendapatan bisa mencapai ratusan juta rupiah. “Laporan pemasukan dari hasil kafe sawah pada April mencapai Rp400 juta. Pernah sehari pemasukan hanya Rp50 juta,” ujarnya.

Kafe sawah itu juga mendapatkan dukungan dari Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sumber Sejahtera Pujon Kidul untuk air minum. Keberadaan kafe sawah itu juga banyak menyerap tenaga kerja yang merupakan warga sekitar.

Ketua Bumdes Sumber Sejahtera Pujon Kidul Prayitno mengungkapkan, jumlah tenaga kerja di tempat itu hingga 40 orang. Mereka mendapatkan honor antara Rp.1-Rp.1,5 juta per bulan.

“Keuntungan kafe dimasukkan ke kas desa untuk pengembangan pariwisata dan kegiatan sosial. Bahkan, saat ini jumlah warga miskin juga berkurang,” paparnya.

Prayitno berharap, beragam potensi lain terus berkembang di desa ini. Dengan itu, ke depannya warga akan semakin sejahtera. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.