Jelang Tuntutan, Abah Anton Dititipkan di Lapas Surabaya

0

MEDIA MALANG – Kasus dugaan suap yang diduga melibatkan Walikota Malang nontaktif Mochamad Anton terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang TA 2015, memasuki babak baru, tahap 2 atau penuntutan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pelimpahan barang bukti dan tersangka Walikota Malang nontaktif Mochamad Anton. Untuk kepentingan persidangan KPK menitipkan penahanannya di Lapas kelas 1 Surabaya.

“Rencananya sidang akan dilaksanakan di Surabaya. Untuk kepentingan persidangan yang bersangkutan dititipkan mulai hari ini dititipkan penahanannya di Lapas kelas 1 Surabaya,” kata Jubir KPK Febri Diansyah dalam rilis yang diterima, Kamis (24/5).

Pihaknya menambahkan, hingga hari ini sekurangnya 59 saksi telah diperiksa untuk tersangka Abah Anton, sapaan akrab Mochamad Anton tersebut.

“Sedangkan MA sekurangnya telah tiga kali diperiksa sebagai tersangka pada 22, 27 Maret dan 21 Mei 2018,” katanya.

Selain itu, KPK juga telah memeriksa beberapa saksi lainnya, antara lain anggota DPRD Kota Malang, Wakil Walikota Malang, Kepala Bappeda Kota Malang Tahun 2015, Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas PU Perumahan dan Pengawasan Bangunan Kota Malang pada 2015, Kepala Bidang Perumahan dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Kota Malang tahun 2015, dan PNS lainnya di lingkungan Pemkot Malang. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.