Viewed 6 Times

Jamur Rawan Serang Tanaman Cabai Petani

0

MEDIA MALANG – Jamur yang memicu terjadinya penyakit bercak daun rawan menyerang tanaman cabai petani di Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Petani khawatir kondisi itu berpengaruh pada produksi padi nantinya.

“Ada beberapa penyakit yang sering menyerang seperti bercak daun, layu fusarium, dan keriting daun. Saat ini, tanaman cabai kelihatannya baik, tapi belum tahu apakah tetap baik hingga panen nanti. Selama beberapa waktu terakhir sering hujan,” kata Supriyono, salah seorang petani di desa tersebut, pada wartawan Senin (13/11).

Supriyono yang juga Ketua Kelompok Tani Tri Rezeki di desa tersebut mengatakan, serangan penyakit banyak terjadi terutama saat curah hujan tinggi. Petani hanya bisa berupaya dengan pemupukan yang benar serta menjaga kondisi tanaman agar tetap baik.

Ia menambahkan, di daerahnya tanaman cabai termasuk banyak. Luas lahan yang ditanami baik cabai rawit maupun cabai merah seluas 300 hektare (ha). Para petani juga sebagian menerapkan sistem tumpang sari, antara cabai rawit dengan cabai merah tersebut.

Para petani, kata dia, juga terbantu dengan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berupa 100 bungkus bibit cabai merah, musa plastik sebagai penutup tanaman sebanyak 80 roll, dan pupuk organik sebanyak 10 ton.

Bantuan yang diberikan pada 2017 itu dibagikan pada 25 orang petani yang tergabung dalam kelompok tani yang dipimpinnya tersebut. Para petani saat ini masih menunggu hasil panen. Rata-rata untuk produksi cabai merah per hektarenya antara 17-18 ton. Petani berharap mendapatkan panen yang bagus. (*)

Penulis : Cahyono

EditorĀ  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.