Insiden Penembakan, Presiden Tetap Tahun Baruan di Raja Ampat-Papua

0

MEDIA MALANG – Presiden Joko Widodo akan merayakan Tahun Baru 2016 dengan masyarakat Papua di Raja Ampat. Seskab Pramono Anung menyebut penembakan yang terjadi di Sinak, Papua tak menyurutkan rencana Jokowi itu.

“Ada hal yang sekarang ini menjadi masukan kepada Presiden berkaitan dengan penembakan di salah satu polsek di Papua, yang mengakibatkan meninggalnya tiga orang polisi. Dan itu tidak menyurutkan keinginan beliau untuk bertahun baru di Papua, malah beliau menyampaikan itu (aksi penembakan-red) sebagai hal yang tetap harus diprioritaskan untuk diselesaikan,” kata Pramono di kantornya, Gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2015).

Pramono menuturkan, sebelum ke Papua untuk pergantian tahun baru, Jokowi saat ini sedang kunjungan kerja di beberapa daerah di Indonesia Timur. Soal penyerangan Mapolsek Sinak, Jokowi sudah minta Panglima TNI dan Kapolri menangani serius.

“Kebetulan saat ini beliau baru saja selesai di perbatasan NTT dan Timtim, dan beliau meminta kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk menyikapi persoalan penembakan di Polsek Sinak itu ditangani secara serius, karena mengakibatkan tiga orang meninggal dari Polri,” papar Pram.

Penyerangan ke Polsek Sinak terjadi Minggu (27/12) sekitar pukul 20.45 WIT. Tembakan berasal dari honai yang terletak di belakang polsek tersebut. Tiga anggota Polsek Sinak tewas, sementara dua lainnya mengalami luka akibat tembakan.

Tiga anggota Polsek Sinak yang tewas itu adalah Briptu Ridho, Bripda Arman dan Bripda Ilham. Kelompok bersenjata tersebut merampas 6 pucuk Senjata jenis AK 47 2 pucuk, moser 3 pucuk, SS-1 2 pucuk dan magazen 1 kotak. (*)

Editor : Puspito Hadi

Sumber : detik.com

Comments are closed.