Viewed 10 Times

Ini Penjelasan BMKG soal Angin Kencang di Puncak Kemarau

0

MEDIA MALANG – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai pola tekanan udara saat puncak musim kemarau yang terjadi akhir-akhir ini. melalui keterangan tertulis, Minggu (27/8), BMKG menjelaskan perihal pergerakan angin dari sebelah Tenggara (Australia) di puncak musim kemarau.

Normalnya, pola tekanan udara di wilayah Australia lebih tinggi dibandingkan di wilayah Asia. Kondisi saat ini di wilayah Australia berkisar 1.026 mb sedangkan di wilayah Asia berkisar 1.002 mb.

Selisih tekanan udara yang cukup besar itu meningkatkan dan menguatkan tarikan massa udara dan kecepatan angin di sekitar Indonesia. Terutama di sebelah Selatan Khatulistiwa Indonesia yakni wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Sifat massa udara bergerak dari daerah yang memiliki tekanan udara tinggi menuju daerah yang memiliki tekanan lebih rendah. Semakin tinggi selisih tekanan udara antara dua daerah, maka kecepatan gerak massa udara juga akan semakin tinggi.

Angin di wilayah Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara mengalami kenaikan. Bertiup dari arah Timur-Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 15-30 knots (30-55 km/jam). Fenomena ini akan berlangsung hingga dua-tiga hari ke depan.

Adanya Siklon Tropis PAKHAR yang berada di Laut China, sebelah Barat Filipina, memperkuat aliran angin dari Selatan yang menyeberang ke Indonesia. Khususnya Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Karena itu masyarakat diimbau waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti papan reklame, baliho, pohon rindang yang berpotensi roboh atau tumbang dan pengguna jalan saat berkendara serta pengguna jasa transportasi penyeberangan laut diharapkan waspada terhadap potensi gelombang tinggi tersebut. (*)

Editor  : Puspito Hadi

Sumber : merdeka.com

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.