Viewed 43 Times

Ini Ciri Informasi Hoax di Media Sosial, Jangan Ikut Menyebarkan

0

MEDIA MALANG – Penyebaran informasi bohong atau hoax semakin masif dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab. Hal seperti ini sulit dibendung di media sosial seiring dengan kemajuan teknologi.

Selama ini masyarakat masih mudah terpancing dengan menelan mentah-mentah konten negatif di medsos. Bahkan, di Samarinda warga sempat bentrok karena adanya kabar hoax.

Pengamat Media Sosial Nukman Luthfie menyarankan kepada siapapun yang menggunakan Medsos untuk lebih cerdas saat menerima informasi. Selain itu, perlu juga cek ricek tentang sumber info tersebut.

“Kuncinya adalah literasi (pemahaman) dan kecerdasan masyarakat dalam menyaring berita atau informasi,” ujarnya, Jumat (27/1).

Nukman menilai literasi masyarakat terhadap informasi baik di media maupun Medsos sangat rendah. Hal itu dipengaruhi banyak faktor, pertama, sering kali pembaca hanya melihat judulnya tanpa dipahami isi dan langsung menyebarkannya.

“Sebagian konten hoax itu judulnya pasti bombastis, padahal isinya tidak ada apa-apanya. Yang membahayakan itu ketika judul-judul tidak benar terus menyebar dan orang terus menyebarkan lagi,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam statistik sebuah lembaga hampir 40 persen konten di Medsos tidak pernah dibuka. Fakta inilah yang menjadi salah satu cikal bakal hoax. “Bisa dibayangkan betapa besar dampak hoax tersebut,” tandasnya. (*)

Editor   : Puspito Hadi

Sumber : merdeka.com

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.