Indonesia Jadi Salah Satu Negara Ekonomi Terkuat Tahun 2045

0

MEDIA MALANG – Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa berdasarkan sejumlah kalkulasi, Indonesia akan bertengger sebagai satu dari lima negara dengan ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2045.

“Dari hitung-hitungan yang dikalkulasi oleh Bappenas, Bank Dunia, Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi yang besar, Indonesia masuk ke lima negara dengan ekonomi terbesar, Insya Allah di 2045,” ujar Jokowi dalam Halalbihalal dan Silaturahim Nasional relawan Samawi di Sentul Internastional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/7/2018).

“Memang masih menunggu. Tapi jalan ke tempat yang lebih terang itu Insya Allah sudah mulai terlihat,” lanjut dia.

Oleh sebab itu, Jokowi mengajak relawan Samawi menjadi garda depan mengawal Indonesia sampai ke tahapan tersebut.

Salah satu yang dapat dilakukan adalah menjaga persatuan Indonesia. Pasalnya, Indonesia berpotensi terpecah belah. Indonesia berpenduduk 263 juta. Penduduknya tinggal di 17.000 lebih pulau yang terdiri dari 34 provinsi dan 514 kota/ kabupaten.

Masyarakatnya pun majemuk. Tercatat, penduduk Indonesia adalah bagian dari 714 suku dengan 1.100 lebih bahasa lokal. Meski mayoritas penduduknya menganut Islam, namun banyak juga penduduk yang beragama lain.

“Wong kita ini bersatu saja belum tentu bisa memenangkan persaingan dan kompetisi, apalagi kita ini tidak bersatu padu. Tantangan kita ke depan sangat banyak sekali. Mulai dari revolusi industri 4.0, perang dagang antarnegara. Ini memerlukan persatuan kita sebagai bangsa besar,” ujar dia.

“Jangan sampai kita keluar dari rel dan ini membutuhkan kerja keras. Jangan justru di antara kita ini saling gampang curiga, gampang berprasangka jelek, saling mencemooh, saling mencela. Apakah ini akan kita terus-teruskan? Tidak kan?” lanjut dia.

Jokowi juga mengingatkan bahwa tantangan negara besar seperti Indonesia juga besar. Hambatannya juga besar. Oleh sebab itu, sekali lagi Jokowi mengingatkan relawan untuk terus mengawal jalannya pembangunan.

“Dengan beriringannya ulama dan umaro, dan juga kepada para anggota Samawi, marilah kita bersama-sama turut menjaga negara kita, bangsa kita. Kita ingatkan kepada seluruh umat agar terus menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah karena pekerjaan bangsa kita masih banyak ke depan, tantangan makin berat,” ujar dia.

Acara halalbihalal serta silaturahim itu diketahui dihadiri sekitar 10.000 relawan Samawi yang berasal dari 10 provinsi di Indonesia. Selain itu, turut hadir pula Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki. (*)

Editor : Puspito Hadi

Sumber : kompas.com

Comments are closed.