IKIP Budi Utomo Berjuang Pulihkan Status Kampus

0

MEDIA MALANG– IKIP Budi Utomo tengah berjuang memulihkan status kampusnya, pasca dinonaktifkan oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Dikti) beberapa waktu lalu.

Rektor IKIP Budi Utomo Malang Nurcholis Sunuyeko, mengatakan, berbagai upaya sudah dilakukan termasuk memenuhi persyaratan yang ditentukan Dikti. Salah satunya, merekrut sebanyak mungkin dosen atau tenaga pengajar.

“Untuk dosen, kami sedang menyeleksi, sekitar 100 jumlahnya,” terang Nurcholis.

Dia menyebut, status itu hanya penamaan secara teknis. Karena, pemberian status itu tak lain merupakan usaha Kopertis untuk membina kampus agar lebih baik lagi.

“Permasalahan rasio dosen dan mahasiswa yang mendera kampus Ikip Budi Utomo, secepatnya akan diselesaikan jajaran rektorat.

Perekrutan dosen untuk memperbaiki rasio dosen juga akan segera dikirimkan kepada pihak Kopertis, agar kampus segera mendapat status aktif,” ungkapnya.

Perbaikan dosen, menurut dia, sudah dilakukan secara bertahap. Sekitar 100 dosen baru bakal direkrut untuk mengajar di IKIP Budi Utomo.

Kesulitan kampus yang  terkenal dengan jurusan olahraga dan sukses melahirkan beberapa atlet nasional ini, diakui pada perekrutan dosen olahraga.

Animo mahasiswa yang bagus, ternyata tidak sebanding dengan banyaknya dosen di bidang itu.

“Dosen olahraga sulit, tapi yang lainnya tidak. Namun kami sudah siapkan roadmap yang akan kami berikan kepada Kopertis sebagaimana yang mereka inginkan,” paparnya.

Dia berharap, dengan usaha memperbaiki rasio dosen, kampus IKIP Budi Utomo dapat kembali menjadi status aktif. Sehingga,  berbagai penelitian kepada Dikti dapat diterima dengan baik.

Perlu diketahui, saat ini jumlah mahasiswa IKIP Budi Utomo  mencapai sekitar 13 ribu, sedangkan jumlah dosen pengajar resmi berjumlah 139 orang, ke depan rektor memproyeksikan tambahan dosen 100 orang lebih, sehingga jumlah 250 dosen pengajar dapat dipenuhi.

 

Penulis : Camaraderry Difa Pradana
Editor : Putra Ismail

Comments are closed.