Viewed 1,104 Times

Horor ! Hantu Kuasai Museum Angkut

0

MEDIA MALANG – Wahana Wisata Museum Angkut di Kota Batu berubah menjadi wisata menyeramkan. Ratusan hantu tiba-tiba datang dan menguasai seluruh area Wisata Museum Angkut. Hantu – hantu ini datang dan bergentayangan karena ingin merayakan pesta Halloween bersama pengunjung museum.

Tim Travelling Media Malang, Didik Fibrianto, yang ikut dalam perayaan pesta Halloween terkesan dengan pesta hantu itu. Horor, seram, dan menyenangkan, membuat jantung terasa copot saat pertama kali masuk lokasi dan melihat hantu-hantu berkeliaran di sekitar Museum Angkut.

Bak terasa mengikuti pesta Halloween di luar negeri, suasana lampu yang disetting redup merah merona, suara anjing menggonggong, serta tumpukan buah labu yang identik simbol perayaan Halloween dipasang di meja dan sudut – sudut ruangan membawa kesan jika kita sudah berada dalam lorong kehidupan misteri para hantu. Apalagi, ditambah bau kemenyan semerbak di seluruh ruangan membuat bulu kuduk merinding dan membuat pucat wajah-wajah pengunjung Museum Angkut.

Saya dan para pengunjung lainnya dibuat kaget. Tidak sedikit pengunjung wanita berteriak histeris ketakutan, saat melihat hantu berwajah menyeramkan, berpakaian putih berdarah-darah, rambut dan usus terburai, dengan mulut mengeluarkan darah segar menyapa dan mendatangi satu persatu pengunjung.

Belum lagi Draccula dan Zombie yang berada di bawah mobil – mobil kuno kerap mengejar dan selalu mengagetkan pengunjung. Situasi menakutkan ini pun juga saya alami. Maklum, baru kali ini saya merasa berada di dalam kehidupan para hantu. Menyeramkan juga mengasyikkan. Beruntung saya tidak sampai pingsan, meski terkadang saya harus menutup mata saya dengan tangan saat berpapasan dengan hantu dengan pose menyeramkan seperti kuntil anak di setiap zona, mulai dari zona edukasi sampai zona Italia, Inggris, Perancis, Las Vegas, Jerman, Hollywood, Jepang, Gangster & Broadway dan Batavia.

Siwi Tri Purnani misalnya, pengunjung asal Jember ini nekat jauh-jauh dari Jember, hanya ingin ikut dalam perayaan pesta Halloween di Museum Angkut. Selain senang dengan dunia horor, dia juga ingin membuktikan bagaimana bergabung dengan kehidupan hantu. Apalagi seluruh ornamen di setiap zona dibentuk seperti layaknya di luar negeri. “Saya suka horror, makanya saya menyempatkan waktu untuk datang ke Museum Angkut, karena saya seperti ikut pesta Halloween di luar negeri. Pesta Halloween sangat menakutkan tapi menyenangkan,” katanya kepada Media Malang.

Menurut Siwi, hal yang membuatnya kaget dan takut, jika muncul sesosok hantu Zombie yang tergeletak dengan mata menjulur keluar dengan wajah penuh darah tiba-tiba berdiri dan menakutinya. “Saya sempat kaget dan ketakutan ada hantu Zombie yang awalnya saya lihat tidur seperti orang sekarat, tapi tiba-tiba berdiri di hadapan saya,” akunya.

Hantu-hantu dari berbagai negara ini mulai menguasai Museum Angkut sejak Jum’at petang, 31 Oktober 2015. Mereka akan menghabiskan perayaan Horror Night Helloween sampai 01 November 2015.

Menariknya, peserta pesta Halloween  itu dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, tuna rungu sampai profesional seperti dokter maupun orang berusia lanjut dari berbagai daerah, bahkan Timur Tengah. Mereka pun wajib mengenakan berbagai atribut perayaan Halloween.

“Ada Sekitar 180 peserta yang ikut meramaikan pesta Halloween ini.Pesertanya bebas, mulai dari pelajar, tuna rungu, dokter hingga bapak-bapak berusia di atas 50 tahun. Peserta Halloween juga yang berasal dari Iran,” kata Manager Operasional , Titi S Ariyanto, ditemui di sela perayaan.

Menurut Titi, manajemen Museum Angkut memilih mengadakan pesta Halloween ini salah satunya ingin menarik wisatawan untuk datang dan melihat wahana dan koleksi di Museum Angkut. Apalagi, museum ini sebagai salah satu wahana wisata yang bertaraf internasional.

“Kami sengaja mengadakan pesta Halloween karena kami ingin menghadirkan sesuatu yang baru bagi pengunjung, selain menakutkan juga menghibur, apalagi zona di Museum Angkut juga mendukung dan bertaraf internasional,” ujarnya.

Sementara itu, ketakutan saya dan para pengunjung pun terobati. Setelah berjuang melawan takut, kami pun akhirnya terjerumus dan ikut menikmati ke dalam kehidupan hantu.

Hantu- hantu yang menguasai Museum Angkut pun akhirnya menjadi sahabat saya dan pengunjung. Akhirnya kami pun ikut berpesta pora merayakan Halloween, dan jogging bareng hantu dengan music Disc Jockey (DJ).

Bahkan, para pengunjung juga menyempatkan diri  berfoto selfie bersama hantu dengan background koleksi berbagai jenis kendaraan kuno dari Indonesia maupun dari negara-negara Eropa yang terpajang di tiap zona. Naah…sekarang, apakah anda tertarik merayakan pesta Halloween di Museum Angkut ? .(*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor   : Puspito Hadi

Comments are closed.