Viewed 446 Times

Hancurkan Kanker Prostat Hingga Osteoporosis Dengan Kenari

0

MEDIA MALANG – Kenari yang umum kita makan sebagai toping pada kue seperti donat serta cake ternyata mempunyai faedah luar biasa untuk kesehatan tubuh kita. Kenari yang gurih rasanya bisa jadi obat alami alternatif yang menyenangkan untuk dikonsumsi bagi mereka yang mempunyai kadar kolesterol yang tinggi, pengeroposan tulang, bahkan juga kanker prostat sekalipun.

Dalam peneltiian yang diterbitkan British Journal of Nutrition, para peneliti dari Kampus of California, Davis serta Departemen Pertanian AS di Albany, California, mencermati tikus yang mempunyai tumor prostat manusia. Tikus tersebut di beri makan tiga ons kenari setiap hari. Pada akhir riset, tumor pada tikus berkurang 50 persen serta perkembangan tumor melambat 30 persen dibanding tikus yang tidak diberi kenari.

“Hasil ini membuat saya sangat mengharapkan bahwa kenari bisa berguna untuk menghindari kanker serta memperlambat perkembangan kanker. Oleh karena, kenari harus dimasukkan dalam jumlah makanan seimbang bersama dengan banyak buah serta sayuran,”  kata peneliti, Dr Paul Davis seperti dilansir naturalnews. com, beberapa waktu lalu.

Peneliti juga menyatakan bahwa bila riset selanjutnya menemukan kenari memiliki efek yang sama pada manusia seperti pada tikus, jadi menambahkan kenari dalam makanan pasien kanker prostat akan memiliki efek yang sangatlah bermanfaat.

Selain bisa mencegah serta menolong mengatasi kanker prostat, kenari terbukti menurunkan resiko penyakit jantung dengan cara menurunkan kandungan cholesterol LDL atau kolesterol jahat. Sambil menurunkan kolesterol jahat, kenari juga meningkatkan kandungan cholesterol HDL atau kolesterol baik.

Manfaat kenari tak berhenti di situ. Kenari juga kaya asam lemak omega-3 yang di kenal dapat membantu mencegah pengeroposan tulang lantaran penuaan. Protein yang diketemukan dalam kenari diketahui membantu membuat otot yang membantu memperkuat tulang. (*)

Editor : Puspito Hadi

Sumber : mediakesehatan.tk

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.